Keenam Kalinya AirAsia dinobatkan sebagai LCC Terbaik Dunia




airasia
Kepala Kru Kabin Grup AirAsia, Suhaila Hassan (tengah kiri), Kepala Komunikasi Grup AirAsia, Audrey Progastama Petriny (tengah), serta Presiden dan Pendiri World Travel Awards, Graham Cooke (tengah kanan), didampingi para awak kabin AirAsia. Foto: Dok. AirAsia.

AirAsia dinobatkan sebagai maskapai penerbangan berbiaya hemat (LCC) terbaik dunia selama enam tahun berturut-turut dalam ajang grand final World Travel Awards (WTA).

Maskpai ini menjadi yang teratas dalam kategori tersebut berdasarkan suara terbanyak dari wisatawan dan para pelaku industri, mengungguli Southwest Airlines, JetBlue, Ryanair, easyJet, Jetstar Airways, Norwegian Air, West Air, flydubai, Air Arabia, flynas, dan fastjet.

Selain itu, AirAsia juga membawa menyabet penghargaan sebagai maskapai LCC dengan awak kabin terbaik untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Pada kategori ini AirAsia mengalahkan Southwest Airlines, JetBlue, Ryanair, easyJet, Jetstar Airways, Norwegian Air, West Air, flydubai, Air Arabia, flynas, fastjet, Kulula dan Mango.

Kepala Kru Kabin Grup AirAsia, Suhaila Hassan dan Kepala Komunikasi Grup AirAsia, Audrey Progastama Petriny mewakili perusahaan menerima penghargaan tersebut dalam acara gala di Pátio da Galé, Sabtu (1/12/2018).

“Selama setahun terakhir, kami bekerja keras meningkatkan pengalaman pelanggan untuk membuat perjalanan menjadi lebih nyaman dan menyenangkan, dan di saat yang sama juga mengupayakan layanan yang bersifat lebih personal. Segala jerih payah kami rasanya terbayar dengan capaian ini,” ungkap Wakil CEO Grup AirAsia, Bo Lingam.

Ia menambahkan, selain beberapa inisiatif digital, seperti sistem boarding dengan pengenalan wajah Fast Airport Clearance Experience System (FACES) dan program Freedom Flyer, maskapai juga telah membangun tim Customer Happiness yang terus meningkatkan kemampuannya dalam melayani para pelanggan, di tengah-tengah tuntutan layanan dukungan pelanggan yang semakin responsif dan lebih terintegrasi dengan satu sentuhan tombol.

“Kami terus berupaya untuk mewujudkan hal tersebut,” imbuhnya.

Selainn itu, di tengah evolusi AirAsia dari maskapai penerbangan menjadi perusahaan perjalanan berbasis teknologi (travel tech company), fokus dari segala hal yang maskapai lakukan tetap satu, yakni melayani kebutuhan pelanggan.

“Dan dengan berbagai upaya pengembangan ventura untuk pilar bisnis perjalanan dan gaya hidup yang tengah kami tempuh – mulai dari e-commerce hingga fintech dan logistik—pada akhirnya adalah untuk semakin meningkatkan pengalaman pelanggan AirAsia,” tandasnya.

Sementara itu, Suhaila mengaku sangattakjub melihat jejak langkah maskapai hingga sejauh ini. Namun yang lebih luar biasa menurutnya adalah walaupun pertumbuhan ini sangat cepat, rekan-rekan Allstar selalu mempertahankan semangat untuk melayani yang sama dengan sejak masa-masa awal.

“Kami sangat bahagia dan berterima kasih bahwa pelanggan dan rekan-rekan kami juga merasakan hal yang sama tersebut,” tutupnya.

WTA merupakan salah satu penghargaan paling bergengsi, komprehensif dan terpandang di industri global dan pariwisata. Didirikan pada tahun 1993, WTA diakui secara global sebagai sebuah bentuk pengakuan dan penghargaan, sekaligus untuk merayakan keunggulan utama sektor-sektor kunci dalam industri perjalanan, pariwisata, dan hospitality saat ini.




Ayo baca ini juga….