Fri. Jul 19th, 2019

Indonesia Mengangkasa

N219 Nurtanio

Assalamualaikum semua …

Kita punya manufaktur atau pabrik pesawat PT Dirgantara Indonesia (PTDI), yang dikukuhkan pada 23 Agustus 1976. Kemarin PTDI berusia 42 tahun dan mulai besok (25/8/2018) dalam dua hari menyelenggarakan Festival Dirgantara Indonesia “Indonesia Mengangkasa” di Bandung.

Bicara PTDI yang dulu namanya PT Nurtanio kemudian Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN), kesedihan itu masih ada. Sedih karena pesawat N250 tak jadi diproduksi. Namun kesedihan itu menjadi kenangan manis karena saya pernah sedikitnya ikut menyaksikan bagaimana proses dari first part cutting sampai penerbangan perdana “Sang Gatot Kaca” pada 10 Agustus 1995.

Pensiunan Garuda Indonesia, Prijastono Purwanto (Ipunk) juga pernah melontarkan kesedihan itu. Apalagi melihat perusahaannya, sewaktu ia menjabat sebagai vice president, mengoperasikan pesawat ATR 72-600 dan CRJ1000. “Ini kelasnya N250 dan N2130 yang dirancang IPTN,” ucapnya. Kalau saja N250 jadi diproduksi dan rancangan N2130 terwujud…

Ini memang Indonesia. Ada penyesalan di hati orang-orang yang cinta dirgantara, walaupun tidak harus menjadikannya patah semangat. Seperti beberapa orang yang masih berkiprah di PTDI kemudian membuat rancangan N219, yang diberi nama “Nurtanio” oleh Presiden Jokowi pada 10 November 2017.

Kelihatannya tidak mudah juga mewujudkan N219 Nurtanio untuk bisa terbang di bumi Nusantara ini. Baru puluhan jam terbang dikantonginya, dari tigaratusan jam terbang agar bisa mendapat sertifikasi. Targetnya, awal tahun 2019 memperoleh sertifikasi dan kemudian diproduksi. Kata Chief Test Pilot PTDI Capt Esther Gayatri Saleh, ini pesawat yang dari awal kita rancang. Prosesnya tidak semudah membalik telapak tangan.

PTDI rupanya tidak ingin terlalu mengekspose diri terkait proses N219 Nurtanio itu. Padahal kata mantan Dirut PTDI Jusman Sjafii Djamal, perancangan pesawat baru membutuhkan ekspose agar diketahui dunia internasional. Industri penerbangan memang sarat regulasi dan sangat erat kaitannya dengan dunia internasional.

Saya sangat bangga dengan akan hadirnya N219 Nurtanio. Semoga terwujud dan “Indonesia Mengangkasa” menjadi kenyataan.

Baca juga ini ya...