Start-up Transhub Challenge Menunggu Bapak Angkat




Enam pemenang Transhub Challenge 2018 sudah ditetapkan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan (Balitbang Perhubungan). Baru satu start-up yang mendapatkan bapak angkat Bank BRI, yaitu Log-In sebagai finalis terbaik pertama kategori umum.

“Saya ingin inovasi yang telah dihasilkan dari para pemenang dapat diterapkan di berbagai institusi. Inovasi ini harus diimplementasikan dengan baik demi terciptanya keamanan dan keselamatan transportasi. Saya akan memberikan pembina bagi para pemenang. BRI sudah ambil satu pemenang,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Puncak Acara dan Penyerahan Hadiah bagi Pemenang Transhub Challenge 2018 di Jakarta, Kamis (13/9/2018) malam.

Bapak angkat berperan sebagai pembina yang membantu dari segi manajerial, finansial, dan pengembangan lebih lanjut atau membuka peluang untuk bermitra bisnis lebih lanjut. “Saya berharap para finalis segera mendapatkan bapak angkatnya,” ujar Menhub.

Dari panggung, Menhub pun menunjuk bapak angkat untuk enam pemenang. Finalis terbaik pertama kategori mahasiswa yang mengusung teknologi SharC akan dibina oleh Blue Bird, lalu yang kedua CONsecure akan dibina oleh Pelni, dan yang ketiga Nitih-Nitih akan dibina oleh Damri. Sementara untuk kategori umum, yang pertama Log-In sudah mendapat bapak angkat BRI, sedangkan yang kedua Trainsity ditunjuk PT KAI dan ketiga Mata Garuda akan dibina oleh Garuda Indonesia.

Sebelumnya Menhub mengatakan, ia menginisiasi agar Balitbang Perhubungan tidak bekerja sendirian, tapi mengajak mahasiswa dan masyarakat umum untuk melihat realitas kompetisi kreatif. “Di luar sana banyak yang kreatif dan inovatif,” ujarnya. Dia pun berterima kasih kepada kalangan umum dan mahasiswa atas kontribusi yang baik dan inovatif serta menunjukkan kemampuan dan perhatiannya terhadap transportasi masa depan.

Memang dengan diselenggarakannya Transhub Challenge 2018 yang pertama kali itu, Balitbang Perhubungan mendapat respons positif. “Penting bagi kami memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk turut memberikan masukan inovatif bagi transportasi Indonesia,” kata Sugihardjo, Kepala Balitbang Perhubungan.

Ada 214 peserta yang mengirimkan ide bisnisnya, terdiri dari 88 peserta kategori umum dan 126 peserta kategori mahasiswa. Setelah melalui seleksi administrasi, terdapat 141 peserta yang lulus, yakni 64 peserta kategori umum dan 77 peserta kategori mahasiswa. Selanjutnya melalui seleksi proposal, terpilih finalis 10 peserta kategori mahasiswa dan 10 peserta katergori umum.

Ketua Dewan Juri untuk kategori umum, Suhono Harso Supangkat (Guru Besar ITB) mengatakan, dari 64 peserta itu banyak yang memberikan solusi inovatif bagi sektor transportasi. Begitu juga menurut Ketua Dewan Juri untuk kategori mahasiswa, Budi Mulyawan Suyitno (mantan Menhub), ide bisnis dari mahasiswa tak kalah kreatifnya. Para juri pun memberi apresiasi positif pada seluruh peserta.

Selanjutnya, inovasi dari para pemenang akan diimplementasikan dengan baik. Berbagai langkah untuk menjembatani kebutuhan pengembangan dan implementasi ide bisnis tersebut akan segera dilakukan.

“Balitbang Perhubungan menginisiasi wadah Transhub Community yang akan menampung para peserta Transhub Challenge. Akan diadakan berbagai kegiatan, seperti knowledge sharing, networking, update informasi melalui webinar (seminar dengan web) untuk berbagi informasi,” jelas Sugihardjo.

Kegiatan tersebut memang tidak akan berhenti setelah adanya pemenang. “Kegiatan ini akan dilaksanakan setiap tahun untuk menggali kreativitas dan inovasi agar masalah-masalah sektor transportasi dapat terselesaikan dengan baik,” ucap Menhub.