KNKT: Setelah QZ8501, Indonesia AirAsia Sudah Lakukan 51 Perbaikan



Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) secara resmi telah mengeluarkan hasil investigasi terkait dengan kecelakaan penerbangan Indonesia AirAsia QZ8501. Berdasarkan hasil invetigasi itu, KNKT memberikan rekomendasi perbaikan kepada sejumlah pihak, di antaranya Indonesia AirAsia, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Airbus, Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat, dan European Aviation Safety Agency (EASA).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Subkomite Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo mengatakan bahwa setelah kecelakaan penerbangan QZ8501, maskapai penerbangan Indonesia AirAsia tercatat sudah melakukan 51 perbaikan. “Mereka sudah melakukan 51 perbaikan atas kecelakaan, 22 di bidang operasional seperti pelatihan personel dan lain-lain, 11 di bidang perawatan seperti tentang prosedur post flight report, dan 18 peningkatan kemampuan metereologi yang bekerja sama dengan BMKG,” ujar dia.

Menurut Cahyo, dalam penyelidikan yang dilakukan oleh KNKT tidak mencari siapa yang salah dalam kecelakaan penerbangan ini. Namun, KNKT mencari penyebab kecelakaan yang bisa menjadi pembelajaran dan perbaikan agar kasus serupa tidak terulang di kemudian hari. “Namun demikian ada hal yang masih kita minta tambahkan jadi kita minta untuk dibuat soal prosedur. Intinya KNKT tidak mencari siapa yang salah, tapi apa penyebabnya dan ke depan perbaikannya harus seperti apa. Jadi kalau ada yang nanya (kecelakaan) salah siapa, saya nggak tahu,” tutup Cahyo.

Foto: Tri Setyo Wijanarko

Be the first to comment

Leave a Reply