Inilah Ide yang Digagas Pada Ajang Airbus Fly Your Ideas



Ajang Airbus Fly Your Ideas digelar oleh pabrikan pesawat ternama Eropa, Airbus. Pada ajang ini, Airbus telah memilih lima tim finalis yang bersaing pada edisi kelima dari tantangan Fly Your Ideas ini. Salah satu dari kelima tim berasal dari Indonesia, yaitu Tim PassEx yang beranggotakan Raisa Rico, Muktar Amin dan Dicky Adhitya Dwiantoro. Gagasan inovatif mereka sukses menembus lebih dari 350 karya lain dalam kompetisi dua-tahunan Airbus yang bekerja sama dengan UNESCO tersebut.

Gagasan dari tim PassEx yang berasal dari Institut d’Administration des Entreprises – IAE Toulouse ini adalah Compact Luggage Strategy (CLS) Mobile App, di mana sistem boarding yang revolusioner ini menggunakan aplikasi ponse real-time untuk menentukan status boarding masing-masing penumpang sesuai dengan ukuran barang bawaannya. Selain itu, CLS juga merupakan solusi dari masalah penyimpanan di overhead compartment dengan mendistribusikan penumpang di pesawat sesuai dengan ukuran barang bawaan masing-masing.

Selain tim PassEx, tim SkyVision dari University of Surrey, Inggris menggagas Airborne Earth Obervation. Tim ini menawarkan sebuah konsep radikal yang mengubah pesawat komersial menjadi Earth Observation device dengan memasang peralatan ke dalam perut pesawat untuk memantau aktivitas darat selama penerbangan. Alternatif citra satelit, ini membuka peluang baru seperti analisis ekologi dan perencanaan kota.

Tim lainnya, yaitu tim Nevada dari Obafemi Awolowo University, Nigeria menggagas ide Improving Airport Taxi Flow and Efficiency. Tim ini menawarkan sebuah ide di mana sistem taxiing bandara yang menggunakan sensor dan algoritma untuk ground traffic control otomatis, baik di tower maupun di pesawat terbang. Secara signifikan meningkatkan lalu lintas pesawat terbang di bandara dan mampu mengurangi emisi.

Selain itu, Tim DAELead dari University of Hongkong menggagas ide Private Stowage Compartment. Tim ini menawarkan desain kabin pesawat cerdas yang menempatkan Private Stowage Compartment (PSC) di bawah kaki penumpang, dan memanfaatkan ruang antara lantai kabin dan plafon kargo.

Terakhir, tim Aquarius yang berasal dari Royal Melbourne Institute of Technology, Australia, yang menawarkan ide A400M Aerial Firefighting Platform. Tim ini menawarkan solusi pemadam kebakaran yang menggabungkan sistem modular dengan menggunakan wadah tahan api bertekanan yang dipasang pada palet yang dapat dimuat dengan cepat untuk jaringan pesawat Airbus A400M, untuk menciptakan sistem platform pemadam kebakaran udara yang dapat digunakan untuk penanggulangan kebakaran yang cepat.

Konsep radikal yang dipilih mencakup berbagai inovasi mulai dari alternatif citra satelit, improvisasi taxiing pesawat, cara baik untuk boarding, area baru untuk penyimpanan bagasi atau menawarkan model bisnis baru menggunakan pesawat Airbus yang ada. Kelima tim akan bersaing di mana tim pemenang akan mendapatkan hadiah 30.000 euro dan tim runner-up akan mendapatkan hadiah 15.000 euro. Pengumuman tim akan berlangsung di Toulouse pada 17 Mei mendatang.

Foto: Airbus Fly Your Ideas

Be the first to comment

Leave a Reply