Categories
Galley

Apakah Posisi Brace Bisa Selamatkan Nyawa Penumpang?

Menjelang pesawat pendaratan darurat di darat atau di permukaan air, penumpang biasanya disarankan untuk duduk merunduk (brace). Dalam posisi brace, kaki dan lutut penumpang dirapatkan dengan telapak kaki menempel pada lantai pesawat. Badan dicondongkan ke depan menempel pada sandaran kursi di depannya atau menempel rapat pada kedua lutut (jika mungkin).

Banyak pendapat menyebut, posisi brace dapat menyelamatkan nyawa penumpang saat pesawat harus mendarat darurat. Pendapat lain menyebut posisi ini tak berguna. Ada yang bilang, posisi ini hanya berguna menyelamatkan gigi yang biasanya digunakan sebagai bagian identifikasi korban. Pendapat lain, posisi brace justru meningkatkan tingkat kematian dan mempercepat proses kematian karena dapat mematahkan leher sehingga memberi proses kematian yang cepat tanpa rasa sakit.

Steve Allright, seorang kapten pelatihan British Airways, bersikeras bahwa posisi brace yang saat ini digunakan oleh maskapai penerbangan terbukti menyelamatkan nyawa penumpang.

“Terbang adalah salah satu bentuk transportasi yang paling aman. Kebutuhan untuk menggunakan posisi brace sangat langka. Namun, ini adalah teknik keselamatan yang diakui secara global,” katanya, seperti dikutip The Telegraph.

Perbaikan besar pada posisi brace pun juga dilakukan secara besar-besaran di Inggris pasca  kecelakaan Kegworth tahun 1989. Perbaikan ini dilakukan dengan mempelajari cidera yang dihasilkan dari penumpang  yang melakukan dan tidak melakukan posisi brace.

Di Australia, demi meyakinkan penumpang bahwa posisi brace itu dapat menyelamatkan nyawa penumpang, Otoritas Penerbangan Sipil Australia mengutip insiden di mana pesawat bermesin ganda yang mengangkut 16 penumpang jatuh. Sebagian besar penumpang tidur saat kecelakaan terjadi. Sementara hanya satu orang yang terbangun. Satu-satunya penumpang selamat itu disebutkan telah menerapkan posisi  brace sebelum pesawat jatuh.

Di Amerika, posisi brace juga telah menyelamatkan seluruh penumpang penerbangan U.S. Airways Flight 1549 yang harus mendarat darurat di Sungai Hudson.

Melihat adanya kontroversi posisi brace itu, serial Mythbusters di Discovery Channel berusaha membuktikannya.  Menggunakan crash test dummies dan sejumlah sensor, serial dapat membuktikan bahwa posisi brace secara signifikan akan meningkatkan peluang penumpang menghindari cedera serius dan kematian saat kecelakaan pesawat terjadi.

Program televisi  Channel 4 yang sengaja mendokumentasikan simulasi menabrakkan pesawat di Gurun Sonora Meksiko menyebut bahwa posisi brace juga telah terbukti menyelamatkan nyawa. Dalam dokumentasi itu diperlihatkan adanya tiga posisi brace. Pertama, posisi brace dengan sabuk keselamatan yang dikencangkan. Kedua posisi duduk hanya dengan mengikatkan sabuk keselamatan. Dan ketiga, tanpa sabuk keselamatan dan tanpa posisi brace. Berdasar simulasi itu, para ahli menyimpulkan bahwa boneka dalam posisi brace dengan sabuk keselamatan dikencangkan berpeluang lebih besar bisa selamat dari kecelakaan. Yang hanya duduk dengan sabuk keselamatan terikat tanpa posisi brace akan mendapat cidera kepala yang parah. Sementara yang tidak menerapkan posisi brace dan tanpa sabuk keselamatan diyakini akan mengalami kematian.

 

Categories
Galley

5 Inovasi Digital #Scoot Setelah Merger

Sejak merger dengan Tigerair Singapura setahun lalu, Scoot  berkembang dari segi armada dan jaringan. Selain itu Scoot juga mengembangkan sejumlah   inovasi digital.

1. Flexiroam

Penumpang Scoot dapat menikmati konektivitas internet saat terbang ke destinasi tertentu. Namun tidak hanya itu, penumpang yang memesan tiket penerbangan lewat situs FlyScoot atau aplikasi seluler Scoot akan memperoleh Flexiroam X Microchip 1GB gratis yang berlaku di 64 destinasi Scoot. Microchip ini dapat dipergunakan untuk koneksi komunikasi dan data di tempat tujuan tanpa harus mengganti kartu SIM.

Caranya sederhana. Cukup tempelkan microchip pada bagian atas kartu SIM, dan otomatis telepon seluler penumpang dapat beralih dari jaringan yang ada ke Flexiroam. Pada akhir 2018, pengguna Flexiroam juga akan dapat menukarkan kuota data Flexiroam X dengan kuota data Wi-Fi pada penerbangan Scoot yang menggunakan pesawat Boeing 787 Dreamliners.

2. Scoot Menguruskan e-Visa Anda

Bagi calon penumpang yang tak cukup waktu untuk mengurus visa ke negara tujuan, Scoot bisa menguruskannya loh. Hal ini dimungkinkan karena adanya platform aplikasi visa elektronik (e-visa) yang telah diintegrasikan ke situs FlyScoot. Jadi, penumpang dapat mengajukan permohonan e-visa pada saat setelah mereka memesan tiket penerbangan. Hal ini memudahkan penumpang mengetahui apakah mereka membutuhkan visa untuk terbang ke suatu destinasi.

Didukung oleh penyedia layanan aplikasi visa online Oevisa, fitur ini menyediakan formulir permohonan visa yang sederhana, persetujuan yang cepat (biasanya dalam satu hingga tiga hari kerja), proses pengambilan visa yang mudah, dan layanan konsultansi 24 jam lewat email, Live Chat, Whatsapp, WeChat, dan Facebook Messenger.

Hingga saat ini, fitur layanan aplikasi e-visa Scoot telah berhasil memproses hampir 20.000 permohonan, sebagian besar ke Australia. Saat ini Scoot memfasilitasi permohonan e-visa ke Australia, India, Malaysia, Amerika Serikat dan Vietnam.

3. Scoot Insider

Scoot Insider merupakan  portal anggota yang menawarkan manfaat khusus bagi anggota dan fasilitas tambahan di situs FlyScoot, termasuk voucher diskon, penyimpanan data penumpang dan kartu kredit untuk pemesanan lebih cepat, promosi eksklusif, dan banyak lagi.  Pada tahap awal, anggota akan menerima voucher diskon 15% setelah registrasi berhasil, dan voucher diskon 15% setiap hari ulang tahun anggota.   Saat ini, portal Scoot Insider memiliki sekitar 230.000 anggota dari Singapura, Australia, India, Filipina, Malaysia, Jerman, Yunani, Hong Kong, Korea, Thailand, China, Taiwan, Jepang, Vietnam dan Indonesia.

4. Scootsurance

Scoot telah bermitra dengan AXA Travel Insurance untuk memperkenalkan Scootsurance, asuransi perjalanan baru dan menyeluruh yang dapat dibeli melalui situs FlyScoot, baik selama atau setelah pemesanan tiket penerbangan. Dirancang untuk memberikan nilai lebih, Scootsurance bertujuan untuk membuat perjalanan mudah dan nyaman. Penumpang akan mendapatkan manfaat perlindungan yang menyeluruh – perlindungan terhadap gangguan dan pembatalan perjalanan, penundaan perjalanan, pengobatan, kehilangan bagasi, terorisme, risiko kematian, risiko cacat permanen, dan lain-lain.

Scootsurance merupakan fasilitas tambahan di luar manfaat eksklusif untuk penumpang Scoot, seperti perlindungan terhadap kecelakaan diri dalam penerbangan hingga 25.000 dolar Singapura, dan penggantian pemesanan meskipun dibayar dengan mil KrisFlyer apabila penumpang tidak dapat melakukan perjalanan. Saat ini baru tersedia untuk penumpang yang berangkat dari Singapura, Scootsurance akan tersedia secara bertahap untuk keberangkatan dari negara lain pada paruh pertama 2019.

5. Check-in Otomatis

Sejak diperkenalkannya mesin Automatic Bag Drop (ABD) pada Juli 2018, penumpang Scoot yang berangkat dari Bandara Internasional Changi Singapura kini memiliki opsi untuk melakukan self-service untuk check-in yang lebih cepat dan lebih efisien. Mulai dari mengambil boarding pass dan label tas sampai memasukkan bagasi, penumpang dapat menggunakan 24 kios check-in self-service dan 8 mesin ABD di Terminal 2. Lebih dari separuh penumpang Scoot kini memilih untuk menggunakan kios check-in self-service, yang memungkinkan mereka memilih waktu check-in sendiri dari 18 jam hingga 70 menit sebelum jadwal keberangkatan.

Categories
Galley

Talbiyah Iringi Penerbangan Haji Garuda di Aceh

Kalimat talbiyah: Labbaika allahumma labbaik … labbaika laa syariika laka labbaik … innalhamda wan-ni’mata … laka wal mulk … laa syariikalak …

Tidak biasanya, lantunan talbiyah mengiringi penerbangan haji dari suatu embarkasi. Namun di embarkasi Aceh, lantunan “sambutan setelah sambutan” itu dikumandangkan berulang-ulang dari kendaraan di apron Bandara Internasional Iskandar Muda di Banda Aceh. Talbiyah mengantarkan pesawat Boeing 777-300ER Garuda Indonesia terbang membawa 390 jemaah haji asal Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Bireun dalam kelompok terbang (kloter) 2 pada Ahad (5/8/2018).

Terasa memberi nilai religius yang membuat kita tunduk kepada Allah swt yang menguasai jagat raya ini. Memang selalu terasakan nilai ketaatan dan ketauhidan ketika mengantar para jemaah haji ke tanah suci. Ada pula makna lain dari “labbaika allahumma labbaik”, yakni terasa dekat dengan Sang Maha Pencipta, serta adanya cinta dan keikhlasan.

Keikhlasan atau ketulusan yang disertai kesabaran pula yang harus dimiliki oleh para awak pesawat penerbangan haji. “Kita harus ekstra sabar, terutama bagi awak kabin, karena jemaah haji itu orangnya beragam dan banyak yang belum pernah terbang,” kata Capt Andi Ruyandi, salah seorang dari tiga pilot Garuda yang menerbangkan haji kloter 2 dari Banda Aceh.

Masih saja ada jemaah haji yang buang air tidak di kloset, bahkan ada yang melakukannya tidak di lavatory karena sudah tak bisa menahankannya. Mereka kurang paham pula menggunakan peralatan yang ada di lavatory, sehingga kerap toilet di pesawat ini kotor. Inilah salah satu yang harus ditangani awak kabin dengan kesabaran ekstra itu.

“Karena itulah, kami sudah menyiapkan tata cara menggunakan lavatory ketika terbang dari embarkasi Padang menggunakan bahasa Minang. Kami tempelkan di setiap tombol. Itu inisiatif salah seorang rekan kami,” ujar Minerva Rahmadona, pramugari haji Garuda di Aceh. Sebelumnya, ia dan rekan-rekan awak kabinnya bertugas di embarkasi Padang.

Foto: Dok. Reni Rohmawati

Tentang lavatory memang masih menjadi permasalahan pada penerbangan haji dari tahun ke tahun. Maka pramugari haji Garuda, Yanti Dwi Astuti menyarankan agar penjelasan cara menggunakan lavatory disampaikan lebih intensif melalui KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji).

“Alangkah lebih baik jika penjelasannya disertai dengan simulasi,” ucap Yanti. Memang dengan melakukan praktik lapangan, ingatan seseorang bisa lebih baik daripada hanya sekadar memberi keterangan dan melihat lewat slide foto di layar.

Menurut General Manager Garuda Indonesia Kantor Cabang Aceh Endy Latief, pihak Garuda sudah pula melakukan sosialisasi tentang kondisi kabin pesawat terbang, terutama dalam menggunakan lavatory di setiap KBIH. Namun sosialisasi itu dinilainya masih belum intensif karena keterbatasan waktu. “Sosialisasi secara berulang dan terus menerus akan lebih baik,” ujarnya.

Kendala lainnya adalah membuang sampah sembarangan dan dalam memahami bahasa. Sebagian jemaah haji dari daerah-daerah terpencil terkadang kurang paham bahasa Indonesia. Inovasi dan improvisasi pun dibutuhkan agar jemaah haji nyaman selama penerbangan, seperti memberi perhatian lebih dan bantuan personal.

“Kami tidak boleh mengeluh. Anggap saja mereka orang tua kita. Bercandanya, kita ada perjanjian, untuk satu keluhan atau protes yang dilontarkan harus bayar satu dollar,” kata Capt Andi. Intinya, para awak penerbangan harus saling mengingatkan untuk bertugas dengan sebaik-baiknya. Apalagi sudah lima kali berturut-turut awak kabin Garuda menjadi yang terbaik di dunia.

Foto: Dok. Reni Rohmawati

Dalam kesempatan berbincang dengan seluruh awak pesawat penerbangan haji di Aceh pada 4 Agustus 2018 itu, beberapa saran juga disampaikan. Ravid Hamdani, satu-satunya pramugara dari 13 awak kabin yang bertugas, mengusulkan agar tongkat atau alat bantu berjalan bagi para lansia diperkenankan masuk kabin.

“Saya suka kasihan melihat mereka yang sudah sulit berjalan, ketika turun dari pesawat tak ada tongkatnya karena harus dimasukkan ke bagasi,” kata Ravid.

Senada dengan yang diucapkan Ravid tentang bantuan, Dona juga sering merasakan empatinya pada ibu-ibu yang harus membawa bawaan yang berat. “Saya suka minta tolong pada bapak-bapak terutama, untuk menolong membawakannya,” ujarnya.

Penerbangan haji rupanya memberi banyak motivasi bagi awak penerbangannya untuk berbuat lebih baik. Umumnya para awak kabin yang masih bertugas di Garuda ataupun yang sudah pensiun antusias untuk bisa bertugas dalam penerbangan haji. “Kami umumnya mengajukan diri untuk terbang haji,” kata Dona, yang baru pertama kali menjadi awak penerbangan haji.

Pramugari lainnya, Egi Novalina yang sudah tiga kali bertugas dalam penerbangan haji merasakan perbedaannya dengan tugas dalam penerbangan reguler. “Memang berbeda dan unik. Kita harus memiliki perhatian yang lebih besar. Tugasnya, walaupun lebih melelahkan tapi menyenangkan,” ucapnya.

Foto: Dok. Reni Rohmawati

Di sisi lain, Capt Aprilia Hendrawan mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran. “Ini persiapan yang sangat penting ketika kami akan terbang,” tegasnya. Sembari berseloroh, pilot yang suka bercanda ini mengaku memiliki persiapan lain, yakni membawa lebih banyak uang buat beli oleh-oleh. Memang “tak afdol” jika ke Jeddah, kita tidak belanja.

Pilot Garuda lainnya, Capt Harry Tjahjono mengingatkan pula tentang keselamatan penerbangan. “Safety yang utama. Ini acuan tertinggi dalam penerbangan. Penerbangan haji ini merupakan proyek nasional yang harus benar-benar didukung dengan segala dinamikanya, mulai dari skedul sampai pelaksanaannya,” tuturnya.

Capt Harry menambahkan, “Kita harus lebih aware karena ketidakbiasaan rute penerbangan ini. Kesiapannya harus lebih, terutama awareness dari masing-masing individu yang bertugas. Bagaimana interaksi antara awak pesawat dan awak kabin untuk menjamin safety dalam kondisi yang tak biasa; lelahnya beda, mangkelnya juga beda.”

Terakhir, Capt Harry menekankan agar mereka sebagai awak penerbangan haji untuk saling mengingatkan dan selalu meningkatkannya dengan praktik CRM (Cockpit Resouce Management) yang baik. “Syarat CRM yang baik itu adalah knowledge sama dengan mental dan fisik yang wealthy, sehingga tingkat safety naik,” ujarnya.

Categories
Galley

Pensil Warna dalam Warna Goenawan Mohamad

Lebih dari 30 gambar karya Goenawan Mohamad (GM) dipamerkan di butik Faber-Castell Plaza Senayan, Jakarta. Pameran bertajuk “Warna” ini menampilkan warna-warna dari pensil-pensil warna yang coba diungkap oleh sang seniman lintas zaman ini.

“Warna punya petualangannya sendiri. Ia tak sekadar mengulang apa yang tampak oleh seorang perupa di dunia benda-benda. Ia bahkan tak selamanya mengikuti apa yang dikehendaki sang seniman,” begitu pesan GM pada pembukaan pameran pada Rabu (30/5/2018) malam.

Kata GM pula, “Dalam karya cat air, sering warna merah mengikuti alur dan pencampurannya sendiri. Seakan-akan hidup, bergerak, dari tangan perupa, dalam kebasahan, ke atas kertas. Tiap desain mengelak, tiap maksud tentatif.”

Gambar-gambar tersebut digoreskan GM dengan pensil-pensil warna dari Faber-Castell. “Seniman mempunyai pelbagai kemungkinan dengan pelagai nilai warna dan nuansa. Mendapatkan stimuli dari sana dan dengan itu memroduksi apa saja yang terpapar di kanvas dan kertas. Peluang itu mengasyikkan, terutama dengan bantuan teknologi dan peralatan, seperti yang saya manfaatkan dari pensil-pensil Faber-Castell dalam pameran ini,” tutur GM.

GM menghadirkan karyanya menggunakan produk Art & Graphic dari Faber-Castell. Menurut Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia, Yandramin Halim, sebagai produsen alat tulis gambar sejak tahun 1761, Faber-Castell memang memperkenalkan manfaat menyeluruh kegiatan menggambar.

“Bukan cuma untuk anak-anak dan remaja, kegiatan menggambar ini juga bagi orang dewasa bahkan manula,” ujarnya, karena kegiatan menggambar bukan hanya untuk menyalurkan luapan emosi dan perasaan. Kata dia, menggambar juga untuk komunikasi di luar bahasa, memupuk kreativitas, latihan konsentrasi, bahkan untuk relaksasi dan mempertahankan ketajaman pikiran di usia tua.

Mengenai pameran yang akan digelar sampai dengan 20 Juni 2018 tersebut, Yandramin mengatakan, “Aktifnya GM di dunia lukis menjadi tambahan kekuatan bagi dunia lukis Indonesia. Mengamati lukisan-lukisannya bisa menjadi ajang latihan reka pesan tersirat yang ada dalam setiap goresan karyanya.”

Dia pun antusias dengan pameran perdana itu. “Mudah-mudahan bisa menginspirasi penyampaian pesan lewat bahasa universal, juga ikut memopulerkan kegiatan melukis dan mewarnai pada semua usia dan kalangan,” ucapnya.

Categories
Galley

Surabaya KulineRUN Sosialisasikan Asian Games 2018

Asian Games 2018 yang akan digelar di Indonesia mulai 18 Agustus terus disosialisasikan pada masyarakat. Berbagai pihak turut mendukung sosialisasi tersebut, termasuk PT Hotel Indonesia Natour/HIN (Persero) lewat Surabaya KulineRUN pada 13 Mei 2018.

Direktur Utama PT HIN Iswandi Said mengatakan, Surabaya KulineRUN dimanfaatkan untuk mendukung sosialisas Asian Games 2018. “Kami secara khusus menempatkan logo ‘Asian Games 2018’ di jersey seluruh peserta Surabaya KulineRUN. Event Asian Games 2018 pun dapat lebih tersosialisasi dan ‘demam’-nya juga akan lebih terasa,” ujarnya di Jakarta, Rabu (9/5/2018).

KulineRUN merupakan salah satu realisasi komitmen HIN dalam mendukung pengembangan industri kepariwisataan nasional. Kegiatan ini memadukan olah raga lari dan wisata kuliner atau olah rasa. Olah raga lari itu berupa lomba dengan jarak 2,5 km, 5 km, dan 10 km. Sementara olah rasa adalah mengenal kekayaan dan keragaman kuliner dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebelumnya sudah dilaksanakan aktivitas serupa di berbagai daerah, yakni Padang KulineRUN pada September 2017, Malioboro KulineRUN di Yogyakarta pada November 2017, dan Medan KulineRUN pada Maret 2018. Setelah Surabaya KulineRUN, selanjutnya akan dilaksanakan KulineRUN di Sanur, Bali.

Pada Surabaya KulineRUN, sekitar 1.500 peserta lomba lari dari dalam dan luar negeri akan memulainya (start) di depan hotel Grand Inna Tunjungan, Surabaya, dan berlari menyusuri rute jalan utama dalam kota (city run). Sambil berlari, para peserta dapat menikmati objek bersejarah dan daya tarik wisata, seperti Monumen Bamboe Runcing, sebelum menyelesaikannya (finish) di tempat start tadi. Selanjutnya, para peserta dapat menikmati berbagai hidangan khas Jawa Timur, termasuk bazar kuliner yang akan disajikan oleh para usaha kecil dan menengah (UKM) lokal.

Surabaya KulineRUN mendapat dukungan penuh dari Kementerian BUMN, Walikota Surabaya, serta berbagai institusi dan kalangan industri lainnya. Iswandi memang menyampaikan, pelaksanaan seri KulineRUN di berbagai kota tidak terlepas dari semangat “BUMN Hadir untuk Negeri”. Melalui penyelenggaraannya, diharapkan akan memberikan kontribusi meningkatkan kedatangan wisatawan dalam negeri dan luar negeri.

Pelaksanaan Surabaya KulineRUN pun didukung oleh PLN. Menurut Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN Made Suprateka, PLN merasa terpanggil untuk berperan serta mendukung kegiatan pengembangan kepariwisataan di Jawa Timur, khususnya di Surabaya, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. BUMN lain yang juga bersinergi dalam Surabaya KulineRUN adalah PT Telkom Indonesia, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI, PT Garuda Indonesia, PT Pelindo 3, PJT1, dan RNI.

Categories
Galley

Siswa-siswi SMP Dibekali Pengetahuan Navigasi Penerbangan

Ratusan siswa-siswi SMP Negeri 3 Pati, Jawa Tengah, memadati aula sekolah. Ada apa? Rupanya ada kegiatan tak biasa yang diselenggarakan Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penebangan Indonesia (Perum LPPNPI) dalam program AirNav Indonesia Mengajar.

Direktur Personalia dan Umum AirNav Indonesia Rahadi Sulistyo mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program BUMN Hadir untuk Negeri. Dilaksanakan dari Sabang sampai Merauke oleh sedikitnya 114 BUMN di seluruh Indonesia, salah satunya AirNav Indonesia.

“Kegiatan ini untuk mengenalkan BUMN kepada generasi muda, serta peran dan kontribusinya terhadap pembangunan negara,” ujar Rahadi, yang juga alumni sekolah tersebut, di Pati, Sabtu(17/3/2018).

Antusiasme tampak pada wajah-wajah siswa-siswi tersebut ketika mendengar pengalaman Rahadi yang awalnya berkarier di PT Kereta Api Indonesia (KAI) sampai menjadi salah satu direksi di AirNav Indonesia. “Kalian pasti mampu, bahkan bisa melebihi saya dan kakak-kakak kelas yang lain,” katanya. Dia juga menawarkan kesempatan bekerja di AirNav Indonesia, sebagai ATC atau teknisi peralatan navigasi. “Modalnya keinginan dan semangat belajar yang tinggi.”

Rahadi pun menjelaskan, AirNav Indonesia merupakan penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan di ruang udara Indonesia dengan 285 kantor cabang. “Tahun 2017, AirNav Indonesia mengelola 2,2 juta pergerakan pesawat udara di seluruh wilayah Indonesia. Ini jumlah pergerakan tertinggi di Asia Tenggara,” ucapnya.

Bukan cuma memberi pengetahuan, kegiatan tersebut juga dilakukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas sarana dan prasarana pendidikan. Dilakukan penataan taman sekolah, pembangunan green house, serta perbaikan lapangan olah raga dan aula serbaguna. Kegiatan ini melibatkan pula Ikatan Alumni SMPN 3 Pati tahun 1981. Di samping itu, AirNav Indonesia juga menyalurkan beasiswa pendidikan bagi 20 siswa-siswi dari keluarga yang kurang mampu.

Kepala Sekolah SMPN 3 Pati, Winarto mengatakan, ”Kami bersyukur atas bantuan tersebut karena saat ini anggaran untuk mengembangkan dan meningkatkan fasilitas sekolah terbatas. Program ini semoga menjadi inspirasi bagi kami para pendidik untuk lebih bersemangat dalam mengajar serta memotivasi para siswa dalam menghadapi masa depan.” Begitu pula Ketua Ikatan Alumni SMPN 3 Pati tahun 1981, Sudarsono Jayadi, yang menyebut bahwa dukungan AirNav Indonesia akan memberikan dampak dan manfaat yang luar biasa bagi sekolah tersebut.

Categories
Galley

Sinergi dengan Kemhan UI Ingin Kembangkan Industri Pertahanan

Universitas Indonesia (UI) ingin membangun kerja sama dan sinergi dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk mendukung pengembangan industri pertahanan dalam negeri. Keinginan ini disampaikan oleh Rektor UI Muhammad Anis di hadapan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pada auidensi civitas akademika UI di Kantor Kemhan di Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Menurut Anis, mengembangkan industri pertahanan dalam negeri diyakini sebagai bagian dari konsep bela negara. UI pun menawarkan kerja sama pengembangan industri pertahanan melalui pendekatan multi disiplin. Nanti apa yang menjadi target dari pengembangan industri pertahanan dapat ditinjau dari berbagai aspek, seperti aspek ekonomi, sosiologi, dan engineering secara komprehensif.

“Hadir di sini banyak dekan di lingkungan UI untuk memperlihatkan komitmen kami dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang bisa kita kerjakan secara bersama untuk kepentingan negara dari pendekatan yang multi disiplin,” tutur Anis.

Menhan menyambut baik keinginan yang disampaikan civitas akademika UI tersebut dan berharap kerja samanya diwujudkan dalam bentuk nota kesepahaman (Memorandum of Understanding, MoU). “Kemhan mewakili pemerintah melaksanakan pembinaan industri pertahanan. Bapak-bapak yang punya ilmu tentunya dapat membantu,” ucap Ryamizard.

Menhan mengatakan, industri pertahanan memegang peranan penting untuk memperkuat pertahanan negara serta mendukung dan menunjang pertumbuhan ekonomi. Demikian halnya negara-negara yang kuat, seperti AS, Inggris, Prancis, ekonominya banyak ditopang dari industri pertahanan.

“Dengan kita mampu membuat alutsista (alat utama sistem senjata) secara mandiri, maka negara akan memiliki wibawa. Ekonomi kita pun akan tertunjang dengan industri pertahanan,” kata Menhan.

Categories
Galley

Anak-anak TK Belajar Mengenal Operasi Penerbangan di Bandara Haluoleo

Siswa-siswi Taman Kanak-kanak (TK) Aulia Persatuan Istri Purnawirawan TNI dan Polri di Kendari bermain ke Bandara Haluoleo, Kendari. Bukan bermain seperti biasanya, tapi siswa-siswi berusia 4-5 tahun ini bermain sambil belajar mengenal operasi penerbangan di bandara, khususnya operasi Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK).

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Haluoleo, Kendari, Rudi Richardo mengatakan, pengenalan budaya keamanan dan keselamatan penerbangan pada anak mempunyai manfaat jangka panjang. “Manfaatnya tentu saja banyak. Salah satunya, dapat menciptakan pondasi dalam membentuk karakter anak untuk menghargai peraturan dan prosedur penerbangan, temasuk menghargai personel penerbangan yang sedang bertugas,” katanya di Kendari, Kamis (22/3/2018).

Siswa-siswi TK yang didampingi oleh kepala sekolah dan para guru mereka itu memang dikenalkan lebih dekat dengan sistem operasi penerbangan di bandara. Di samping itu juga, anjangsana ini sebagai wahana literasi bagi anak-anak TK agar memahami budaya keamanan dan keselamatan penerbangan sejak usia dini.

“Jika ditanya kapan waktu yang tepat untuk menentukan kesuksesan dan keberhasilan seseorang, maka jawabannya adalah pada saat mereka masih usia dini. Pada usia tersebut merupakan waktu yang tepat untuk mereka mengerti apa yang dilihat, didengar, dan mereka rasakan. Namu karena mereka belum bisa mencerna dengan baik, pembentukan karakter sangat penting digaungkan,” ucap Rudi, seraya menambahkan bahwa kegiatan tersebut, selain investasi jangka panjang juga untuk memupuk keterampilan teknik mereka, khususnya di dunia penerbangan.

Kunjungan siswa-siswi TK dan sekolah dasar (SD) di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan ke Bandara Haluoleo rutin dilakukan. Kegiatan ini menjadi agenda sekolah-sekolah tersebut, juga sebagai implementasi dari program kerja Bandara Haluoleo.

Categories
Galley

Memperkuat  Eksistensi Penerbangan Indonesia di Singapura

Singapore Airshow 2018 usai digelar. Indonesia, yang setelah tahun 1996 tidak lagi menyelenggarakan ajang serupa, turut memanfaatkan perhelatan kedirgantaraan internasional dua tahunan di Singapura itu. Walaupun di jajaran bendera peserta, tak terlihat bendera Indonesia, Sang Saka Merah Putih.

Seperti disuarakan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso, Singapore Airshow perlu didalami agar dapat memahami tren global, khususnya di bidang penerbangan sipil dunia. “Indonesia harus progresif dalam menghadapi perkembangan dunia penerbangan sipil, baik dari sisi regulator maupun industri penerbangan nasional, yang terdiri dari manufaktur pesawat serta operator penerbangan, yakni airlines, airports, dan air navigation,” ujarnya di Singapura pada 6 Februari 2018.

Selama Singapore Airshow yang digelar 6-11 Februari 2018 itu terbentuk nada optimis bahwa berbagai peluang terbentang luas untuk menghubungkan para pemangku kepentingan dan teknologi. Hal ini terjalin untuk mendorong perubahan dan platform interaksi yang unik pada masa depan.

Jumlah pengunjung pada hari-hari bisnis (6-9 Februari) meningkat lebih dari 10 persen dibandingkan dua tahun sebelumnya dengan 287 delegasi VIP. Lebih dari 70 persen peserta pameran pun berkomitmen untuk kembali ke Singapore Airshow 2020. “Singapore Airshow memainkan peran penting dalam mendukung ekosistem penerbangan di Singapura dan Asia Pasifik,” kata Richard Brown, Principal ICF Internasional.

“Kami sangat puas dengan Singapore Airshow tahun ini, khususnya terkait dengan beragam pengunjung tingkat tinggi serta pelanggan dan mitra kami dari Asia Pasifik dan sekitarnya,” kata Sean Lee, Chief Communication Airbus wilayah Asia Pasifik.

Sejumlah pesawat berteknologi baru dipamerkan di Singapore Airshow 2018. Foto: Reni Rohmawati

Garuda Indonesia Group yang baru dua kali berpartisipasi berupaya untuk meraih eksistensi, sekaligus membuka kesempatan untuk memperoleh beberapa potensi bisnisnya. “Potensi bisnis dalam bentuk kerja sama yang diinisiasi masing-masing perusahaan Garuda Indonesia Group diharapkan mampu mendukung penetrasi pasar. Rencana ekspansi juga diharapkan dapat dijalin pada momen ini,” ucap Pahala N Mansury, Direktur Utama Garuda Indonesia.

Walaupun keikutsertaan Garuda Indonesia Group baru kedua kalinya, GMF AeroAsia rutin ikut serta. Konsistensi GMF sebagai pemain kunci dari industri MRO (maintenance repair overhaul) di Indonesia ikut serta di ajang Singapore Airshow dapat menjadi momen pembuktian pada dunia bahwa kualitas pelayanan perawatan pesawat terbang di Indonesia tidak kalah dengan MRO di negara-negara maju. “Sebagai MRO kelas dunia kebanggaan bangsa, berpartisipasi di ajang Singapore Airshow akan memperkuat posisi GMF sebagai MRO berkualitas tinggi yang mampu bersaing di kancah internasional,” ungkap Iwan Joeniarto, Direktur Utama GMF AeroAsia.

Industri penerbangan di kawasan Asia Pasifik memang yang paling berkembang pada era ini. Untuk memperkuat komitmennya dalam industri penerbangan, Amerika Serikat pun menampilkan lebih dari 100 perusahaan di paviliunnya. Kehadirannya menjadi yang terbesar di Singapore Airshow 2018 dengan lebih dari 60 perusahaan yang berpartisipasi, terdiri dari kontraktor, integrator, produsen peralatan, usaha kecil dan menengah, serta spesialis perawatan yang baru ditampilkan di ajang airshow.

“Singapore Airshow benar-benar buzz sejak awal; selalu bagus. Namun pada tahun 2018 adalah yang terbaik dalam 10 tahun terakhir. Sukses luar biasa bagi perusahaan yang berpartisipasi di paviliun AS,” ujar Tom Kallman, President and CEO Kallman Worldwide, Inc., yang menjadi Perwakilan dan Penyelenggara Paviliun Kemitraan AS.

Embraer Commercial Aviation juga berpartisipasi cukup besar. Perusahaan Brazil ini memperkirakan perusahaan penerbangan akan menerima pengiriman 3.010 pesawat baru di segmen pesawat terbang berkapasitas hingga 150 kursi selama 20 tahun ke depan. Jumlah ini mewakili 29 persen permintaan segmen tersebut di seluruh dunia pada periode tersebut yang totalnya 10.550 pesawat baru.

Persaingan ketat yang terus berlangsung di kawasan Asia Pasifik menghambat maskapai penerbangan untuk memperoleh keuntungan lebih tinggi. “Pesawat kami, E-Jets E2, dapat membantu maskapai penerbangan untuk membuka pasar baru dengan risiko serendah mungkin, melengkapi jenis armada yang lebih besar untuk memaksimalkan keuntungan, dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dengan tingkat keuntungan yang lebih tinggi,” kata César Pereira, Vice President Embraer Commercial Aviation untuk Asia Pasifik.

Peserta baru juga hadir, salah satunya Turkish Aerospace Industries. “Debut kami di Singapore Airshow sungguh memuaskan dengan banyak kesempatan bagi kami untuk mengenalkan layanan dan produk industri kedirgantaraan Turki, juga membangun kolaborasi yang kuat dalam industri ini,” kata Fahrettin Ozturk, Vice President Strategy and Technology Management, Turkish Aerospace Industries, seraya menambahkan,”Partisipasi di airshow berikutnya, kami akan membawa materi yang lebih lengkap, termasuk pesawat latih jet dan helikopter buatan kami.

Boleh jadi dua tahun ke depan, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) pun akan membawa pesawat N219 Nurtanio yang sudah mulai diproduksi. Pada airshow kali ini, PTDI yang membuka gerai cukup besar hanya menampilkan model-model pesawat produksinya dan mengenalkan N219 Nurtanio yang masih dalam tahap sertifikasi. “Kami belum membawa pesawat N219 Nurtanio ke airshow kali ini,” ujar Elfien Goentoro, Direktur Utama PTDI. Pada Singapore Airshow 2018 itu, PTDI membukukan lebih dari seratus pesanan dan opsi untuk N219 Nurtanio.

What’s next

Airbus A350-1000, pesawat sipil komersial yang sedang dikembangkan Airbus. Foto: Reni Rohmawati.

Singapore Airshow secara resmi dibuka pada 6 Februari 2018 dengan pengguntingan pita oleh Menteri Koordinator Infrastruktur dan Menteri Perhubungan Singapura, Khaw Boon Wan, serta Menteri Pertahanan Singapura, Dr Ng Eng Hen. Singapore Airshow 2018 fokus pada tren inovasi teknologi terkini, termasuk cybersecurity otonomi teknologi, pesawat udara tanpa awak, dan teknologi cerdas. Sebanyak 1.062 perusahaan dari 50 negara menampilkan produk dan inovasi terbaru mereka, yang digelar untuk konsumsi hampir 50.000 pengunjung bisnis dari 150 negara.

Singapore Airshow 2018 memang ingin menciptakan masa depan dengan berpikir dan berinovasi baru. What’s Next @Singapore Airshow melihat pertukaran mendalam antara start-up dan calon investor. Dipamerkan dan diluncurkan teknologi dan inovasi baru mulai dari start-up di IoT (Innovation of Technology), mobilitas, sampai perawatan kesehatan lanjutan.

“Peresmian What’s Next @Singapore Airshow menawarkan kesempatan kepada pengusaha pemula untuk berinteraksi dengan pelaku industri kelas berat juga berbagi ide dan membangun prospek pengembangan bisnis baru. Keterlibatan dengan para pemula harus menjadi proses yang berkesinambungan sepanjang tahun bagi calon mitra dan investor untuk memahami sifat teknologi yang disediakan oleh start-up dan model bisnis mereka sebelum mereka dapat membawa teknologi tersebut ke pasar dan mengeksplorasi kolaborasi yang saling menguntungkan. What’s Next @Singapore Airshow start up showcase adalah jalan untuk melakukan hal tersebut,” kata Harris Chan, Chief Digital Officer, ST Engineering, salah satu juri pada sesi seleksi What’s Next @Singapore Airshow.

Menurut Harris, “Di seluruh sesi itu kami telah melihat awal yang sangat menjanjikan dalam menangani perubahan terdepan dengan memasukkan kemunculan revolusi industri 4.0 dalam gagasan yang mencakup otonomi, AI, keamanan maya dan memanfaatkan IoT.”

Manajer Pra-Penjualan Graymatics, Siril Saji George yang menjalankan start-up , mengatakan, “Raksasa industri ini sangat mendidik saat kami melihat teknologi baru dan mengeksplorasi peluang untuk berkolaborasi dengan mereka di berbagai bidang di luar penerbangan. Kami telah mencapai 40-50 persen prospek yang kuat dengan kolaborasi jangka pendek, serta eksplorasi dari korporat mengenai implementasi teknologi baru yang mereka pertimbangkan untuk ditambahkan ke rencana tahunan mereka.”

Atraksi aerobatik

Apa yang paling ditunggu-tunggu di suatu perhelatan kedirgantaraan? Ya, atraksi aerobatik dari pesawat-pesawat terbang. Pada dua hari terakhir airshow (10-11 Februari), sekitar 80.000 pengunjung masyarakat umum pun disuguhi aerobatik yang menggembirakan pertunjukan pertama pastilah dari tuan rumah. Integrated Team dari Angkatan Udara Singapura (Republic of Singapore Air Force, RSAF), yang terdiri dari dua F-16Cs dan F-15SG yang diwarnai khusus untuk memperingati 50 tahun RSAF, melakukan 15 manuver yang menarik termasuk enam manuver terintegrasi baru seperti 3-Ship Dedication Pass dan Golden Salute, yang ditampilkan pertama kali di depan umum. Tiga pesawat jet tempur itu menampilkan ketepatan presisi dan koordinasi yang memukau.

Tak kalah menakjubkan atraksi yang digelar oleh Jupiter Aerobatic Team dari TNI AU dengan pesawat KAI KT-1B. Pertunjukan lainnya adalah aerobatik Lockheed Martin F-16C dan B-52 Stratofortress dari Angkatan Udara AS (United States Air Force, USAF) dan Sukhoi Su-30MKM dari Royal Malaysian Air Force (RMAF). Ada juga Saab JAS-39C/D Gripen dari Royal Thai Air Force (RTAF), yang tampil pertama kali di Singapura.

Sebenarnya akan tampil pula Black Eagle Aerobatic Team dengan KAI T-50s dari Republic of Korea Air Force (RKAF). Namun pada hari pertama airshow, salah satu pesawatnya mengalami kecelakaan, sehingga batal tampil.

Tentu pameran statik pesawat juga menarik perhatian pengunjung. Pesawat F-15SG yang diwarnai dengan skema warna yang didominasi biru menjadi sorotan. Begitu juga pesawat tempur F-35B Lightning II, pesawat stealth yang bisa lepas landas vertikal pertama dari supersonik dunia ini tampil untuk pertama kali di Asia. Pesawat militer lainnya yang tampil pertama kali di Asia, adalah E-7A Wedgetail Airborne Early Warning dari Royal Australian Air Force (RAAF) serta jet Gripen RTAF dan RQ-4B Global Hawk unmanned aircraft system (UAS) dari USAF. Ada juga berbagai pesawat bisnis dan komersial, seperti Gulfstream G500 dan G600, Cessna Cigarna, dan prototipe E-190 E2 yang dilukis wajah harimau.

“Kami berbesar hati melihat dukungan dan ketertarikan yang luar biasa dari pengunjung. Ini menunjukkan bahwa Singapura adalah pusat penerbangan, tidak hanya untuk industri tapi juga penggemar di seluruh dunia,” kata Leck Chet Lam, Managing Director Experia Events, penyelenggara Singapore Airshow. “Kami berharap Singapore Airshow 2020 pada 11-16 Februari semakin menarik.”

Categories
Galley

Tangkal Berita Menyesatkan Perlu Ketahanan Psikologis

Masyarakat perlu memiliki ketahanan psikologis agar tidak terprovokasi kian intensifnya berita-berita menyesatkan yang dapat memecah belah bangsa. Di samping itu, harus ditingkatkan pula semangat bela negara dalam menangkal ancaman lone wolf atau aksi radikalisme dan terorisme.

Mindset masyarakat harus terus diperkuat agar kebal dari pengaruh ideologi radikal ataupun antipati cara pandang penuh kebencian terhadap perbedaan sara (suku agama ras antargolongan),” ujar Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pada pembukaan acara “Data Focus Conference 2018” di Jakarta, Senin (5/3/2018). Forum pertemuan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Kroasia itu, kata Menhan yang menjadi pembicara kunci, sangat penting untuk memperkuat komunikasi dalam menghadapi persoalan bersama pada era globalisasi.

Menurut Ryamizard, Pemerintah Indonesia sekarang sudah menguatkan jati diri bangsa, yaitu Pancasila sebagai satu-satunya ideologi negara yang sah. “Segala bentuk upaya yang ingin mengubah dan memprovokasi Pemerintah dan ideologi Pancasila, saya anggap sebagai musuh negara. Musuh negara ini akan berhadapan langsung dengan seluruh komponen pertahanan negara; dalam hal ini TNI dan seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Pada saat ini sebagai tahun politik untuk memilih pemimpin daerah, juga pemimpin nasional, Menhan mengajak seluruh komponen bangsa untuk memilih pemimpin secara adil dan demokratis. Dengan begitu, kita akan mendapatkan pemimpin terbaik yang amanah.

“Janganlah kita menghalalkan segala cara untuk memenangkan pemilu melalui penyebaran berita-berita hoax yang menyesatkan,” ujar Ryamizard. Berita hoax, kata Menhan, bukan saja bertentangan dengan hukum, tapi juga agama karena berisi fitnah.