Garuda Indonesia akan Renegosiasi Biaya Pengadaan Armada



Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia berencana memangkas biaya sewa maupun biasa pengadaan pesawat pada tahun depan. Langkah itu dilakukan untuk memangkas biaya armada pesawat hingga 15 persen agar bisa bersaing dengan maskapai penerbangan lain di kawasan Asia Pasifik.

Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo mengatakan bahwa perusahaan saat ini sedang melakukan proses restrukturisasi biaya akibat persaingan industri penerbangan yang semakin ketat. Salah satu hal yang akan dilakukan oleh Garuda Indonesia adalah dengan melakukan negosiasi ulang dengan leasing terkait dengan biaya sewa atau pengadaan pesawat, memperpanjang masa sewa pesawat, serta menurunkan biaya asuransi dan perawatan pesawat. “Kami menargetkan fleet cost harus turun 12-15 persen. Nah itu yang kami lagi proses lewat renegosiasi, baik untuk sebagian refinancing atau umur sewa pesawatnya ditambah,” ujar Arif.

Menurut Arif, dalam melakukan ekspansi, Garuda Indonesia tidak hanya meningkatkan jaringan rute penerbangannya, tetapi juga harus memperbaiki struktur biaya agar neraca keuangan perusahaan menjadi sehat. “kami lagi banyak restructure cost, bukan berarti efisiensi ya. Berbagai cara kami lakukan supaya bisa menghadapi persaingan ini dengan struktur biaya yang lebih baik,” katanya.

Foto: Leonardo Kosasih/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

Be the first to comment

Leave a Reply