Wah, Wings Air Terima ATR72-600 Baru Lagi




ATR72-600 Wings Air. Foto: Dok. Lion Air Group.

Wings Air, Senin (3/9),  menerima satu lagi pesawat baru ATR 72-600 yang langsung diterbangkan dari pusat perakitan pesawat ATR (Aerei da Trasporto Regionale atau Avions de Transport Régional), Toulouse Blagnac, Perancis. Pesawat brand new ini merupakan armada ke-61 Wings Air. Pesawat ATR 72-600 terbaru inipun segera bergabung dengan  armada ATR sebelumnya,  yaitu sebanyak 41 ATR 72-600 dan 19 ATR 72-500.

ATR 72-600 beregistrasi PK-WJG baru itu mendarat mulus di Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (BTH), setelah menempuh penerbangan dari Bandar Udara Toulouse Blagnac (TLS). Sebelum mendarat di Batam, pesawat transit di  Bandar Udara Internasional Paphos (PFO), city of Paphos, Republik Siprus, Bandar Udara Internasional Abu Dhabi (AUH), Uni Emirat Arab, dan Bandar Udara Internasional Bandaranaike (CMB), Colombo, Sri Lanka.

Kedatangan PK-WJG adalah bagian dari kesungguhan Wings Air untuk menyediakan pelayanan terbaik dan menambahkan tingkat kenyamanan pelanggan. Pesawat ini memiliki satu pintu penumpang  di bagian belakang pesawat sebelah kiri dan pintu kargo terletak di depan sebelah kiri. ATR 72-600 dibekali interior yang dirancang lebih futuristik, sehingga menawarkan layanan terbaik bagi setiap travelers, diantaranya dapat bersantai ketika di kabin, bisa bekerja atau hanya menikmati perjalanan dengan melihat pemandangan karena pesawat mampu terbang rendah.

Wings Air memanfaatkan armada ATR 72  sebagai feeder (penghubung) penumpang dan distribusi barang bagi penerbangan Lion Air Group (Lion Air, Batik Air, Malindi Air, Thai Lion Air, dan Wings Air). Menggunakan armada ATR, Wings Air akan menyesuaikan permintaan pasar dan pelanggan dengan didasarkan jarak rute penerbangan, tingkat isian penumpang, memperkuat layanan rute yang sudah ada, rencana pengembangan atau pembukaan rute baru, frekuensi terbang per hari serta operasional bandar udara, khususnya setingkat kabupaten.

ATR-72 600 didesain mampu lepas landas dan mendarat di panjang runway kurang dari 1.600 meter. Menggunakan  baling-baling (propeller) modern dan canggih di kelasnya, ATR72-600 juga memiliki  teknologi avionik terbaru serta fitur “synthetics runway visions” yaitu sistem yang mampu memberikan bantuan visualisasi runway saat mendarat. Selain itu memberikan keuntungan karena ramah lingkungan (emisi rendah), bahan bakar lebih hemat dengan efisiensi biaya perawatan.

 




Ayo baca ini juga….