Tiga Maskapai Tandingi Superioritas Lion Air di Penerbangan Domestik




Citilink Indonesia bersama Sriwijaya Air Group mengambil langkah strategis untuk membentuk kerja sama operasi (KSO). Dengan begitu, KSO yang berisi tiga maskapai ini akan memiliki kekuatan besar dari segi jumlah armada pesawat.

Kolaborasi Citilink dengan Sriwijaya Air dan NAM Air ini secara langsung membantu sinergi Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Group dalam mengelola pangsa pasar penumpang angkutan udara hingga 51%. Seperti diketahui, pasar penerbangan domestik dirajai Lion Air Group.

Dengan melakukan kolaborasi, apakah ketiga maskapai tersebut mampu tandingi superioritas Lion Air Group di pasar penerbangan domestik?

Rabu (14/11/2018) lalu Direktur Utama Sriwijaya Air, Chandra Lie mengatakan, jika dilihat dari kekuatan armada, Sriwijaya Group mengoperasikan sebanyak 58 pesawat hingga akhir 2017. Jumlah itu terdiri dari 2 unit armada Boeing 737-900 ER, 27 unit Boeing 737-800 NG, 17 unit Boeing 737-500, 6 unit Boeing 737-300, dan 6 unit ATR 72-600.

Sementara itu, Citilink hanya mengoperasikan satu jenis pesawat, Airbus A320, sebanyak 50 unit.

Sedangkan Lion Air Group (Lion Air, Batik Air dan Wings Air) hingga November 2017 mengoperasikan 218 unit pesawat, yang terdiri dari armada Boeing 737-800 NG, 737-900 ER, Airbus A320, A330, ATR 72-500/600, dan yang terbaru Boeing 737 Max 8.




Ayo baca ini juga….