Sedang Negosiasi, Garuda Ingin Tukar 49 Unit B737 MAX 10




garuda indonesia
Dirut Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra (tiga dari kanan) dan Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah (kiri) saat peluncuran fitur terbaru Garuda Indonesia di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (26/1/2019). Sumber gambar: Ery.

Saat ini Garuda Indonesia sedang melakukan negosiasi ulang dengan lessor terkait armada pesawat Boeing 737 MAX 10 yang akan didatangkan pada 2020 mendatang. Dari 49 pesawat yang akan didatangkan, jumlahnya akan disusutkan menjadi 34 unit saja.

“Penambahan pesawat tidak ada, tapi kita akan renegosiasi dengan lessor. Jumlah pesawat yang akan datang kita negosiasikan dengan pesawat-pesawat yang lebih baru, yang lebih mahal, tetapi jumlahya semakin sedikit,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, Sabtu (26/1/2019).

Menurutnya, hal ini akan jadi lebih efisien dalam hal bahan bakar (fuel).

“Kemudian kita juga punya (pesawat dengan) teknologi (terbaru) dengan range yang lebih panjang. Jadi nanti ada B737 MAX 10, itu (versi MAX) yang baru. (Pesawat) itu dari sini bisa ke India, jadi lebih panjang. (kalau) B738 (B737-800) kan cuma 6 jam penerbangan, nah ini (B737 MAX 10) bisa sampai 9 jam penerbangan,” jelasnya.

“Kita lagi negosiasi sama lessor. Mudah-mudahan dari 49 unit B737 MAX 10 yang akan datang 2020 bisa ditukar sebagian, mungkin total menjadi 34 unit dan harga lagi kita negosiasikan,” tutupnya.




Ayo baca ini juga….