PTDI Kirim Bell 412EP Pesanan Polri Tujuh Bulan Lebih Awal




bell 412ep
(kiri-kanan) Dirut PTDI Elfien Goentoro dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian usai serah-terima helikopter Bell 412EP di Mako Ditpolair, Senin (3/12/2018). Foto: Dok. PTDI.

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) berhasil mengirim helikopter Bell 412EP pesanan Ditpolud Korpolairud Baharkam Polri tujuh bulan lebih awal dari tenggat waktu yang disepakati dalam kontrak.

Bertepatan dengan hari jadi ke-68 Korps tersebut, hari ini (Senin, 3/12/2018) Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang didampingi Kabaharkam Polri Komjen Pol. Moechgiyarto meresmikan helikopter tersebut bersama pesawat CN295 (telah lebih dulu dikirim) di Mako Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Peresmian kedua armada pesawat itu turut disaksikan Dirut PTDI Elfien Goentoro, Direktur Niaga PTDI Irzal Rinaldi, Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol. M. Chairul Noor Alamsyah dan Dirpolud Brigjen Pol. Anang Syarif Hidayat.

Jual beli satu unit pesawat CN295 dan satu unit hlikopter Bell 412EP itu dilakukan melalui kontrak nomor: KJB/02/KSA.2011/IX/2015 yang ditandatangani 21 September 2015, antara Polri dengan PTDI.

Penyerahan pesawat CN295 telah dilakukan pada 7 September lalu atau empat bulan lebih awal dari target pengiriman yang tertulis pada kontrak, yaitu Januari 2019.

Sedangkan BELL 412EP yang pada hari ini diresmikan dilakukan tujuh bulan lebih awal dari target penyerahan yang tertulis pada kontrak, yakni Juli 2019.

BELL 412EP merupakan helikopter kelas medium hasil kerja sama industri antara PTDI dengan Bell Helicopter Textron Inc.

Helikopter ini mampu mengangkut 15 orang dengan rincian satu pilot dan 14 penumpang. Dapur pacu heli ini ditenagai mesin Pratt & Whitney PT6T-9 with EEC/ECU 1 yang menghasilkan 110 tenaga kuda.

Disebutkan PTDI, mesin telah ditingkatkan kemampuannya untuk tenaga dan performa yang lebih baik dengan kecepatan maksimal 122 knots dengan jarak tempuh hingga 364 NM.

Sistem avionik helikopter ini menggunakan Garmin GTN-750 NAV/COM/WAAS GPS, yang memiliki fleksibilitas dan konfigurasi sistem avionik terbaik sesuai kebutuhan dan operasi pelanggan.

Ditpolud sebelumnya telah mengoperasikan pesawat jenis NC212-200, helikopter BO105, BELL 412SP, dan BELL 412EP.

“Penggunaan hasil produksi bangsa sendiri, disamping merupakan kebanggaan nasional yang harus dipupuk dan ditingkatkan, adalah juga merupakan upaya jangka panjang bagi bangsa Indonesia untuk secara bertahap mengurangi ketergantungan dari pihak luar negeri. Terutama dalam memenuhi kebutuhan alat peralatan pertahanan dan alat peralatan lainnya yang dibutuhkan oleh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ungkap Elfien.




Ayo baca ini juga….