Wed. May 22nd, 2019

Piaggio Aerospace Pailit, Bagaimana Nasibnya ke Depan?

piaggio aerospace

P.1HH HammerHead, UAV hasil pengembangan Piaggio Aerospace saat menjalani uji terbang. Foto: Dok. Piaggio Aerospace.

Pabrikan pesawat asal Italia, Piaggio Aerospace, dalam masa kepailitan. Seperti yang diungkapkan perusahaan, hal itu disebabkan karena visibilitas bisnis perusahaan sedang menghadapi tantangan dari pasar.

Dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Jane’s (23/11/2018), perusahaan menyebutkan bahwa meskipun komimen dan kerja keras semua orang di Piaggio Aerospace, serta kontribusi keuangan yang signifikan yang dibuat selama bertahun-tahun oleh pemegang penuh saham (Mubadala Investment Company, perusahaan ekuitas asal Abu Dhabi), asumsi dasar utama dari restrukturisasi rencana yang disetujui pada 2017 belum terwujud.

Perusahaan juga menyebutkan bahwa ketidakpastian yang terus-menerus dan kondisi pasar saat ini mengartikan bahwa perusahaan saat ini tidak lagi berkelanjutan secara finansial.

Dewan perusahaan telah mengambil keputusan yang sulit untuk mengajukan permohonan untuk memasuki proses administrasi luar biasa (di bawah Hukum Marzano), mengingat status kepailitan perusahaan.

Di bawah hukum Italia, proses administrasi luar biasa dirancang untuk perusahaan dengan lebih dari 500 karyawan ini dan dengan utang lebih dari EUR300juta (sekitar US$342juta).

Sebelumnya Piaggio Aerospace telah menerima rencana divestasi atas bisnis perusahaan pada bidang mesin dan pemeliharaan (MRO) pada 2016. Sayangnya penjualan tersebut belum bisa direalisasikan.

Tahun berikutnya, perusahaan mengungkapkan rencananya untuk memiliki utang bank yang dibeli kembali Mubadala sebagai pertukaran untuk ekuitas perusahaan ke depannya. Mubadala juga menyediakan suntikan uang tunai senilai EUR225juta (US$256juta) untuk mendukung upaya yang sedang dilakukan.

Baca juga ini ya...