Sun. Apr 21st, 2019

Pertengahan Tahun Ini TNI AU Akan Diperkuat 2 Skadron Udara Baru

Jumpa pers KSAU dengan awak media di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/4/2019). Sumber gambar: Ery.

Hingga pertengahan tahun 2019, TNI Angkatan Udara (AU) akan meresmikan dua skadron udara baru. Keduanya adalah Skadron Udara 27 di Biak dan Skadron Udara 33 di Makassar.

Skadron Udara 27/Angkut Sedang ditempatkan di Lanud Manuhua, Biak, Papua dan akan dihuni pesawat CN295/CN235. Sementara Skadron Udara 33/Angkut Berat ditempatkan di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar dan diisi pesawat C-130 Hercules tipe H.

“Terkait penambahan skadron, mudah-mudahan pertengahan tahun ini akan kita resmikan Skadron Udara 27 yang kita tempatkan di Biak. Infrastrukturnya sekarang sedang di bangun. Dalam waktu dekat ini akan kita resmikan 1 skadron Hercules (Skadron Udara 33) yang berada di Makassar,” terang Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Yuyu Sutisna kepada awak media di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/4/2019).

Saat ini TNI AU telah diperkuat 9 unit pesawat CN295 dan rencananya akan menambah kekuatannya 3 unit lagi yang dibeli dari PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Sedangkan pesawat CN235 akan ditingkatkan jumlahnya menjadi 14 unit, yang saat ini telah ada 12 unit.

Jumlah total pesawat CN295 dan CN235 akan dibagi dua untuk ditempatkan di Skadron Udara 2 dan Skadron Udara 27.

Di samping itu Yuyu menjelaskan, hadirnya Skadron Udara 33 di Makassar untuk mengimbangi kekuatan Kostrad yang telah membentuk Divisi III di daerah itu.

“Kenapa (Skadron 33) di Makassar, karena Kostrad membentuk Divisi III di Makassar. Sehingga itu harus diimbangi dengan kesiapan Hercules untuk mempercepat pergerakan pasukan,” jelasnya.

Untuk melengkapi pertahanan di wilayah timur Indonesia, TNI AU juga membentuk Skadron Udara 9 di Lanud Silas Papare, Jayapura. Pembangunan sarana dan prasarananya sedang berlangsung.

Skadron ini akan diisi dengan helikopter H225M Super Cougar (sebelumnya EC725 Caracal). Pada awal Januari lalu Kementerian Pertahanan telah menandatangani kontrak dengan PTDI untuk pengadaan 8 unit heli kelas angkut berat tersebut.

Baca juga ini ya...