Perbaikan Bandara Sis Al Jufri Palu Dikebut




Pengecoran runway 15 Bandara Sis Al Jufri Palu. Foto: Dok. Humas DJPU.
Pengecoran runway 15 Bandara Sis Al Jufri Palu. Foto: Dok. Humas DJPU.

Guna memaksimalkan pelayanan kepada penumpang dari dan menuju Palu, Ditjen Perhubungan Udara kebut pembenahan dan perbaikan terhadap kerusakan-kerusakan di Bandara SIS Al-Jufri.

“Pembenahan dan perbaikan sedang dilakukan. Pembersihan gedung terminal dan pengecekkan struktur telah dilakukan dan sedang mempersiapkan penguatan struktur serta perbaikan lainnya sehingga lantai 1 dapat dipergunakan sementara. Insyaallah hari minggu bisa beroperasi optimal,” jelas Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M. Pramintohadi Sukarno.

Selain perbaikan gedung terminal, saat ini juga tengah dilakukan perbaikan runway yang mengalami keretakan yaitu runway 15. Perbaikan di runway 15 terus dilakukan dan ditargetkan pada 11 Oktober dapat difungsikan menjadi sepanjang 2250 x 45 m.

“Pekerjaan cor lean concrete runway 15 mulai hari ini dilakukan, mudah-mudahan pada 11 atau 12 Oktober runway 15 telah dapat digunakan sepanjang 2250x45m agar dapat didarati oleh pesawat yang lebih besar”, imbuh Pramintohadi.

Berdasarkan data dari Bandara Palu, pada 4 Oktober telah ada 8 flight yang beroperasi dengan rute Makassar-Palu-Makassar dan Balikpapan-Palu-Balikpapan dan telah mengangkut penumpang sebanyak 1.096 orang penumpang yang terdiri dari penumpang naik sebanyak 543 orang dan penumpang turun sebanyak 553 orang. Penerbangan dari dan ke Palu dilayani oleh 3 Maskapai yaitu Garuda Indonesia, Wings Air dan Nam Air yang rata-rata mengangkut penumpang 60-72 orang. Sementara, untuk cargo BNPB diangkut dengan pesawat My Indo Airlines.

Disebutkan pula, layanan navigasi penerbangan telah pula diperbaiki dan telah beroperasi dengan normal. Jumlah traffic yang dilayani secara keseluruhan pada 5 Oktober 2018 sampai dengan pukul 07.45 UTC (15.45 WITA) sebanyak 79 movement yang terdiri dari 41 kedatangan dan 38 keberangkatan. Kondisi fasilitaspun secara keseluruhan telah berangsur normal hanya tinggal PAPI Runway 33 masih dalam keadaan unserviceble dan parking stand pesawat terbatas.

Pramintohadi mengungkapkan, jumlah personil ATS/Air Traffic Service yang bertugas berjumlah 14 personil (aktif melaksanakan pemanduan di Tower Darurat sebanyak 12 personil ATC/Air Traffic Controller) sedangkan 2 personil lagi adalah personil ACO (personil komunikasi penerbangan). Sedangkan untuk personel yang menangani keamanan penerbangan saat ini terdapat 27 orang Avsec dan 17 orang personel PKP-PK. Untuk kegiatan PKP-PK saat ini tersedia 2 unit Kendaraan Utama, 2 unit Kendaraan Ambulance, 1 unit Kendaraan Serba Guna dan 1 unit Kendaraan Commando Car, dengan tingkat layanan kategori 7.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, Kementerian Perhubungan sudah membuka Posko Siaga Kementerian Perhubungan Lt. 4 Gedung Karsa di nomor telepon (021) 3456614, (021) 3451364, 0813-8525-3006 dan Posko Siaga Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Makassar di nomor 0852-9828-6512.




Ayo baca ini juga….