Sun. Apr 21st, 2019

Penumpang Domestik di Bandara Soekarno-Hatta Merosot

Konter check in Garuda Indonesia di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Foto: AP II

Membumbungnya harga tiket pesawat selama Januari hingga Maret 2019 berdampak pada penurunan lalu lintas dan jumlah penumpang untuk penerbangan domestik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Angkasa Pura II (AP II) Muhammad Awaluddin saat ditemui di Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (16/4/2019).

Meski demikian, rute internasional justru mengalami peningkatan.

“Kalau lihat trafiknya, memang ada dinamika pergerakan trafik. Tapi kami tegaskan untuk internasional malah naik. Pergerakan 1 Januari-Maret, memang ada terdampak cukup di domestik,” kata Awal, seperti dikutip Okezone.

Awal menyebutkan, peningkatan trafik penerbangan internasional mencapai 6%. Sedangkan untuk rute domestik dia belum bisa memberikan datanya karena harus melakukan tinjauan secara rinci terlebih dahulu data per bulannya.

“Belum karena kita harus balancing trafik secara keseluruhan. Kalau trafik internasional sekitar 6% kalau domestik perlu kita kombinasikan, sehingga (bisa dilihat) agregasinya berapa. Karena satu bandara menghitung kalkulasi keseluruhan penerbangan,” paparnya.

Awal mengatakan, pergerakan jadwal penerbangan dan trafik penumpang masih terus dipantau. Karena pergerakan trafik setiap harinya terus berubah.

“Kami memang pergerakan setiap hari berubah, kami melihat hub-hub besar seperti Soekarno-Hatta enggak terlalu terpengaruh. Tapi kalau destinasi tujuan dengan adanya Trans Jawa kan ada alternatif lain masyarakat. Jadi dinamika harus kita amati, kalau terpengaruh pricing tiket iya, tapi kita masih amati,” ungkapnya.

Baca juga ini ya...