Mon. Jun 17th, 2019

Pengelolaan Bandara Atung Bungsu Diserahkan ke Kemenhub

Apron Bandara Atung Bungsu, Pagar Alam, Sumatera Selatan. Sumber gambar: rimaunews.com.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Pagar Alam berencana menyerahkan pengelolaan Bandara Atung Bungsu ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Menyambut rencana tersebut, pihak Kemenhub menyebutkan akan segera memproses penyerahannya dan akan melakukan pengembangan terhadap bandara ini.

Budi menyebutkan, dengan pengalihan pengelolaan ini, rencananya akan dilakukan perpanjangan landas pacu yang semula memiliki panjang 1.340 m menjadi 1.600 m agar dapat didarati pesawat yang lebih besar. Selain itu terminal penumpangnya juga akan direnovasi.

“Kami akan coba mengembangkan bandara ini dengan memperpanjang landasan menjadi paling tidak 1.600 m dan juga merenovasi terminal. Agar turis kalau datang ke Pagar Alam itu tidak ragu-ragu,” kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat meninjau bandara tersebut Selasa (9/4/2019) lalu.

Setelah ini akan dilakukan tahap administrasi untuk serah terima operasional bandara.

“Proses administrasi sampai ke serah terima itu butuh 3-4 bulan. Target pertama serah terima dulu kemudian tahun 2020 mulai kita perpanjang runway. Setelah itu 2021 terminalnya kita bangun,” terang Budi.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menyebutkan, saat ini operasional dan pelayanan Bandara Atung Bungsu di bawah pengelolaan pemerintah kota masih belum maksimal.

Ia meminta untuk dapat dialihkan pengelolaannya oleh Pemerintah Pusat. Dengan dikelola Kemenhub, dia berharap akan ada penambahan maskapai dan penerbangan menuju dan dari Pagar Alam.

“Dari tahun 2007 Bandara ini selalu di operasionalkan oleh Pemkot yang pembiayaannya tidak sederhana, sehingga tidak bisa maksimal pelayanannya. Maka kami memohon untuk dapat dikelola oleh Kemenhub saja,” ucap Herman.

Baca juga ini ya...