Wed. Jul 17th, 2019

Pengamat: Penurunan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Tidak Tepat

garuda indonesia

Armada pesawat maskapai Garuda Indonesia. Kredit Foto: Nikkei Asian Review

Menyikapi tingginya harga tiket pesawat yang telah lama terjadi berujung pada keputusan pemerintah untuk mengeluarkan ketetapan penurunan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat, Senin (13/5/2019). Namun langkah pemerintah ini justru dinilai pengamat penerbangan sebagai hal yang tidak tepat.

Pengamat penerbangan, Alvin Lie menyebut bahwa hal tersebut tidak mempertimbankan struktur biaya maskapai.

“Kebijakan pemerintah tidak tepat. Kan juga belum tahu apa dan seberapa besar insentifnya (untuk maskapai karena TBA turun juga harus menurunkan struktur biaya),” kata Alvin, seperti dikutip Republika, Selasa (14/5/2019).

Dengan TBA tiket pesawat diturunkan, Alvin justru mengkawatirkan akan menimbulkan masalah baru. Salah satunya, dia mengungkapkan bahwa masyarakat perlu bersiap jika maskapai menutup rute yang peminat atau penumpangnya sedikit.

“Ya siap-siap saja nanti rute-rute kurus akan dikurangi atau malah dihentikan pelayanannya oleh maskapai. Nanti sebagian masyarakat akan kehilangan layanan. Maskapai hanya fokus pada rute-rute gemuk saja,” papar Alvin.

Keputusan pemerintah menurunkan TBA tiket pesawat diangggap Alvin sangat tidak masuk akal. Dia pun yakin pemerintah mengambil kebijakan tidak berdasarkan struktur dan komponen biaya operasional, tapi keputusan politik.

“Saya tidak tahu insentif apa yang diberikan. Tapi yang jelas maksapai harus bertahan hidup karena kalau diturunkan saja tapi maskapai ini hanya soal waktu untuk menunggu gulung tikar,” tegasnya.

Saat ini pemerintah sedang mengupayakan aturan baru terkait TBA tiket pesawat bisa dikeluarkan besok (15/5/2019).

“Dua hari saja mudah-mudahan sudah selesai. Kita juga kounikasi dengan Kementerian BUMN. Silakan maskapai mengambil langkah-langkah,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Senin malam.

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menegaskan besok Kemenhub akan mengeluarkan aturan baru TBA tiket pesawat tersebut. Selanjutnya, Budi menegaskan aturan tersebut akan efektif diberlalukan ke maskapai pada Kamis (16/5/2019).

Budi mengatakan Kemenhub sudah menentukan untuk menurunkan TBA tiket pesawat yang selama ini cukup tinggi. “Di mana kita tetapkan batas atas (turun) 12 sampai 16 persen dan ini hanya diperuntukan untuk pesawat dengan mesin jet. Jadi tidak termasuk propeller,” tutup Budi.

Baca juga ini ya...