Wed. Jun 19th, 2019

Pelanggan Grup Garuda Indonesia Bisa Pilih Mata Uang untuk Pesan Tiket

Grup Garuda Indonesia meluncurkan Multi-Currency Pricing (MCP), fitur pemesanan tiket pesawat dengan harga dalam mata uang yang dapat ditentukan sendiri oleh pelanggannya. Fitur ini dihadirkan untuk meningkatkan kemudahan bagi para penumpang dalam memesan tiket.

Para pelanggan maskapai sekarang dapat membayar tiket penerbangan dan pembelian lainnya yang dilakukan melalui situs web dan aplikasi seluler dalam mata uang pilihan mereka.

Untuk tahap awal, para penumpang penerbangan internasional (dari luar Indonesia) dapat memilih salah satu mata uang untuk pembayaran tiket pesawat mereka. Mata uang yang tersedia adalah THB, EUR, JPY, HKD, GBP, SGD, USD dan AUD.

Mereka dapat langsung menyetujui dan mengetahui jumlah tagihan pembayaran tiket tanpa harus menunggu lembar tagihan kartu kredit mereka. Rencananya, tahun ini Grup Garuda Indonesia akan menambah ragam pilihan mata uangnya.

Program ini menggunakan solusi pengelolaan valuta asing Citi® InstantFX yang mendukung lebih dari 70 jenis mata uang dan telah digunakan secara luas oleh para klien di berbagai industri.

“Kami yakin bahwa jaringan global dan solusi Citi akan mendukung maskapai untuk menghadirkan lebih banyak lagi layanan terbaik bagi para penumpangnya,” CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi, Senin (15/4/2019).

Pada kesempatan yang sama, CEO Garuda Indonesia, Ari Askhara mengatakan “Sebagai bagian dari tekad perusahaan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, kami terus berupaya memberikan layanan pemesanan tiket pesawat yang mudah dan lancar bagi para penumpang.”

Menurutnya, penggunaan Citi® InstantFX akan menjadi nilai penting bagi upaya perbaikan berkelanjutan Garuda Indonesia dalam peningkatan layanan pemesanan tiket pesawat secara online, sebagai bentuk komitmen perseroan dalam menghadirkan pengalaman penerbangan baru bagi penumpang melalui inovasi digital dan teknologi.

“Ke depannya, kerja sama antara Garuda Indonesia Group dan solusi Citi ® InstantFX juga akan diterapkan oleh para mitra pengelola operasional bersama Garuda Indonesia Group – Sriwijaya Air Group,” tandasnya.

Baca juga ini ya...