Sun. Apr 21st, 2019

Pekan Ini Double-double Track Jatinegara-Cakung Dioperasikan

Ilustrasi rel kereta api.

Pekan ini rencananya double-double track (DDT) Jatinegara-Cakung akan dioperasikan. Jalur dwiganda ini akan memisahkan operasi antara jalur KRL dengan kereta jarak jauh.

Dikatakan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta-Banten, Jumardi, Senin (8/4/2019) sore saat menggelar jumpa pers di Jakarta, perpindahan perlintasan kereta dari jalur ganda lama ke jalur ganda baru akan dilakukan pada Kamis (11/4/2019) malam pukul 23.30 WIB hingga Jum’at (12/4/2019) dini hari pukul 04.15 WIB.

Lokasi perpindahan pada KM.12+050 petak antara Jatinegara-Cakung dan KM.21+200 petak antara Cakung-Kranji. Dengan dilakukan pengoperasian DDT, sejumlah perlintasan akan ditutup, yakni JPL-52 di Pasar Enjo dan JPL -66 di Stasiun Cakung.

Jumpa pers rencana switch over dan pengoperasian double-double track Jatinegara-Cakung di Jakarta, Senin (8/4/2019) sore. Sumber gambar: Ery.

Double-double track dibangun mulai dari Stasiun Manggarai sampai ke Bekasi. Tahap ini yang mau dioperasikan adalah dari Jatinegara-Cakung, karena dari Manggarai masih sedang dilakukan pembangunan. Kira-kira nanti selesai tahun 2021, bersamaan selesainya Stasiun Sentral Manggarai,” jelasnya.

Jumardi juga menyebutkan bahwa pembangunan terhambat karena masih ada permasalahan soal pembebasan lahan.

“Saat ini baru sampai Cakung karena ada permasalahan di pembebasan tanah. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa kita selesaikan, sehingga pada tahun 2021 nanti bersamaan dengan modernisasi stasiun KRL Bekasi dan penyempurnaan stasiun KRL di Cikarang maka double-double track itu bisa full dari Manggarai sampai Bekasi,” ungkapnya.

Secara keseluruhan pekerjaan DDT terdiri dari pekerjaan jalan layang KA sepanjang 3 km dari Bogor sampai Cikini serta dari Jatinegara ke arah Manggarai. “Kemudian jaur at grade sekitar 15 km dari Ciliwung sampai Bekasi,” tambahnya.

Pembangunan DDT lintas Manggarai-Cikarang total panjangnya 35 km. Sementara segmen Jatinegara-Cakung yang akan segera dioperasikan beberapa hari ke depan sepanjang 9,5 km.

Jumardi menceritakan, proyek ini diinisiasi 17 tahun yang lalu. “Double-double track pada tahun 2002 lalu sudah kita rancang, baru 2015 dimulai pembangunannya. Sebetulnya selesai pembangunannya tahun 2017, tapi karena banyak hal yang perlu disinkronisasikan maka baru akan dioperasikan dalam waktu dekat,” tutupnya.

Baca juga ini ya...