Load Factor Sriwijaya Air Capai 80% Sejak Digaet Garuda Indonesia




sriwijaya air
Dewan Direksi Sriwijaya Air melakukan program kegiatan aircraft cleaning di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (15/12/2018). Kredit foto: Dok. Sriwijaya Air.

Diakui manajemen maskapai penerbangan Sriwjaya Air Group bahwa telah terjadi peningkatan capaian tingkat keterisian kursi (load factor) menjadi 80% sejak adanya Kerja Sama Operasi (KSO) dengan Garuda Indonesia Group.

Direktur Utama Sriwijaya Air Group, Joseph Adrian Saul menyebutkan, KSO tersebut telah membuat pasar semakin percaya dengan layanan maskapainya. Manajemen juga berupaya untuk terus meningkatkan pelayanan agar penumpang dapat terlayani dengan baik.

Seperti yang dilakukan pada Sabtu (15/12/2018) malam, para Dewan Direksi Sriwijaya Air Group beserta jajaran melakukan kegiatan bersih-bersih bagian dalam pesawat yang tengah menginap di Apron Bandara Ngurah Rai, Bali.

Pembersihan dilakukan mulai dari toilet, jendela pesawat, kursi penumpang, hingga bagian kompartemen bagasi di kabin.

“Kita mau memperlihatkan bahwa manajemen yang baru juga ikut turun ke lapangan membersihkan pesawat, ini supaya jadi contoh yang layak,” kata Joseph, Sabtu (15/12/2018) malam.

Dia juga mengatakan, Sriwijaya Air akan terus mendorong profesionalitas untuk menjadi maskapai yang dapat dipercaya masyarakat.

KSO ini dinilai akan semakin mempermudah masyarakat dalam memilih layanan penerbangan.

“Sekarang custumer dapat memilih maskapai sesuai kantong dia, seperti kami Sriwijaya Air yang merupakan maskapai bintang 4 di bawah Garuda,” tutupnya.




Ayo baca ini juga….