Wed. May 22nd, 2019

Lagi, BIJB Tawari Maskapai Layani Mudik Lebaran dari Kertajati

Terminal BIJB atau Bandara Kertajati hampir rampung. Pada 24 Mei BIJB ditargetkan untuk mulai dioperasikan. Foto: Reni Rohmawati

Direktur Utama PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB), Muhammad Singgih telah menawarkan sejumlah maskapai untuk melayani penerbangan di masa mudik Lebaran tahun ini dari Bandara Kertajati di Majalengka.

“Kami ingin menggunakan momen Lebaran ini sebagai trigger awal, supaya penerbangan kembali lagi pada posisi bagus, bahkan lebih baik,” ujarnya di Bandung, Selasa (16/4/2019), seperti dikutip Tempo.co.

Dia menyebutkan, pemanfaatan bandara untuk angkutan Mudik Lebaran juga sudah dibahas di kantor Kementerian Koordinator Bidang Maritim. “Sudah dibahas di Kemenko Maritim. Dari Kementerian Perhubungan mengatakan yang penting ada data tahun lalu agar kita bisa yakin untuk propose ke airlines,” terangnya.

Pada masa angkutan Mudik Lebaran 2018 lalu, Citilink Indonesia melayanani penerbangan untuk rute Kertajati-Surabaya. Sepanjang Juni 2018 di masa angkutan Mudik Lebaran itu, Citilink terbang setiap hari melayani total 2.965 penumpang dengan tingkat keterisian menembus 93,1 persen.

“Selama dua minggu itu load factor mencapai 90 persen lebih selama 14 hari masa Lebaran,” tegas Singgih.

Dia menilai, seluruh rute di masa angkutan Lebaran potensial untuk digarap maskapai. “Semua potensial. Ke Medan, Balikpapan, Lampung juga. Kalau Lebaran load factor 90 persen, artinya semua ramai,” ungkapnya.

Kabarnya, Citilink Indonesia pun sudah mengambil ancang-ancang untuk kembali melayani penerbangan musim Mudik Lebaran. Mulai 19 April maskapai juga akan menambah rute penerbangan dari Kertajati menuju Surabaya menjadi 3 kali penerbangan dalam sepekan.

Pesawat Citilink yang beroperasi di Kertajati mulai 19 April juga akan diganti, dari pesawat jenis Airbus A320 menjadi ATR72-600. “Kemarin pakai pesawat besar, sekarang size pesawat di kecilin tapi rute pesawat diperbanyak,” jelas Singgih.

Dia menyebutkan, keputusan maskapai mengganti jenis pesawat jet dengan pesawat baling-baling itu sekaligus untuk menekan biaya operasional. “Sekalian untuk antisipasi mudik Lebaran,” imbuhnya.

Di bandara Kertajati sebelumnya beroperasi 5 maskapai yakni Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Wings Air, Lion Air, dan Trans Nusa. Seluruh maskapai tersebut melayani 11 rute penerbangan dari dan menuju Bandara Kertajati. Saat ini hanya Citilink Indonesia yang masih beroperasi di bandara Kertajati.

Baca juga ini ya...