Wed. May 22nd, 2019

Jepang Beli Tiga Unit UAV Intai RQ-4 Global Hawk

rq-4 global hawk

UAV HALE RQ-4 Global Hawk saat berlangsungnya ajang Singapore Airshow 2018. Foto: Ery.

Jepang tandatangani pembelian tiga unit pesawat tanpa awak (unmanned aerial vehicle/UAV) RQ-4 Global Hawk pabrikan Northrop Grumman, Senin (19/11/2018) lalu.

Kontak pembelian UAV intai bertubuh bongsor asal negeri Paman Sam ini senilai US$489juta dengan perlengkapan standar pabrik (original equipment manufacturer/OEM).

Disebutkan laman Jane’s, kontrak Departement Pertahanan untuk Penjualan Militer Luar Negeri (Foreign Military Sale/FMS) UAV intai berkemampuan HALE (high-altitude long-endurance) ini mencakup tiga varian (internasional) Block 30i, yang dilengkapi dengan peningkatan muatan sensor yang terintegrasi (EISS), dua elemen kontrol darat, suku cadang dan peralatan pendukung, serta layanan perbaikan.

Sayangnya kedua pihak tidak menyebutkan isi kontak tersebut lebih dalam yang terkait dengan sifat dari perlengkapan misi yang akan diberikan.

Namun dalam izin (approval) Badan Keamanan dan Pertahanan AS (DSCA) yang diterbitkan November 2015 terkait kesepakatan itu, hanya menyebutkan bahwa masing-masing RQ-4 akan dilengkapi dengan EISS yang dikembangkan Raytheon.

EISS tersebut terdiri dari sensor elektro-optik/inframerah (EO/IR), citra atau tampilan radar lubang sintetis (synthetic aperture radar/SAR) dan elemen indokator target darat bergerak.

Pada tahun 2015 DSCA sempat menyebutkan bahwa usulan penjualan RQ-4 akan secara signifikan meningkatkan kemampuan intelijen, pengawasan dan pengintainan (ISR) Jepang dan membantu memastikan bahwa Jepang dapat terus memantau serta mencegah ancaman regional.

Direncanakan pengiriman UAV HALE intai tersebut akan dilakukan pada 1 September 2022. DSCA juga menyebutkan, nilai total program Global Hawk untuk Jepang diperkirakan mencapai US$1,2miliar.

Baca juga ini ya...