Wed. May 22nd, 2019

Intip Kesiapan Operator Angkutan Darat Jelang Pengoperasian BIY

Gedung Terminal Internasional Bandara Internasional Yogyakarta. Sumber gambar: BKIP Kemenhub.

Menjelang pengoperasian Bandara Internasional Yogyakarta (BIY), Angkasa Pura I (AP I) memastikan sejumlah operator angkutan darat di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) siap mendukung mobilitas calon penumpang dari dan menuju bandara baru yang terletak di Kabupaten Kulon Progo tersebut.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan DIY dan operator angkutan darat di Provinsi DIY mengenai kesiapan moda transportasi bagi calon penumpang pesawat udara dari dan menuju YIA,” kata Direktur Utama AP I, Faik Fahmi, Rabu (25/4/2019).

Faik menyebutkan, beberapa operator angkutan darat telah menyatakan kesiapan mereka untuk mobilitas calon penumpang saat bandara ini mulai beroperasi pada 29 April mendatang.

Operator transportasi darat yang telah menyatakan siap beroperasi antara lain Perum Damri, PT Keren Transindo Sejahtera (SatelQu), operator taksi Primkopau II, dan 2 operator Organda DIY. Selain itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga menyiapkan rute kereta api menuju Stasiun Wojo di Purworejo untuk menunjang mobilitas menuju BIY.

Secara terperinci disebutkan, Perum Damri menyiapkan 12 unit armada dan akan melayani empat trayek pada tahap awal, yaitu BIY – Yogyakarta (Kantor Damri Cabang Yogyakarta), BIY – Stasiun Wojo, BIY – Magelang (Candi Borobudur) dan BIY – Kebumen via Purworejo (Hotel Patra) pp.

Sedangkan SatelQu menyediakan 9 unit bus yang akan melayani tiga rute, yakni Banjarnegara – Wonosobo – Purworejo – BIY – Bandara Adisutjipto, Cilacap – BIY – Bandara Adisutjipto, dan Purwokerto – BIY – Bandara Adisutjipto pp.

Bagi calon penumpang pesawat udara yang ingin menggunakan moda transportasi kereta api, KAI menyiapkan enam rute perjalanan.

KAI juga menyiapkan satu rangkaian kereta yang akan melayani perjalanan dari Stasiun Maguwo (Bandara Adisutjioto), Stasiun Tugu, kemudian menuju Stasiun Wojo sebanyak 4 kali perjalanan pp. Sementara dua lainnya akan dilayani dengan KA Solo Ekspres relasi Solobalapan – Kutoarjo.

Dari Stasiun Wojo, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju BIY menggunakan Damri yang tersedia. Waktu tempuh perjalanan sekitar 10 menit.

“Kami berharap dengan adanya dukungan dan pilihan berbagai moda angkutan darat ini dapat memudahkan calon penumpang dan memberikan rasa aman dan nyaman selama perjalanan dari dan menuju BIY. Hal ini juga sebagai perwujudan sinergi dan konektivitas transportasi di DIY,” tandas Faik.

Baca juga ini ya...