Memahami Makna dan Penggunaan Kata “Metu” dalam Bahasa Indonesia

mentor

Arti Kata “Metu”

Kata “metu” dalam bahasa Indonesia memiliki arti “keluar”. Kata ini sering digunakan dalam konteks keluar dari suatu tempat atau kondisi.

Contoh Penggunaan Kata “Metu” dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata “metu” dalam kalimat:

  • Mobil itu metu dari garasi.
  • Dia metu dari rumah untuk pergi bekerja.
  • Barang-barang itu sudah metu dari gudang.
  • Air mulai metu dari keran.
  • Matahari sudah metu sejak pagi.

Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata “Metu”

Kata “metu” dalam bahasa Indonesia memiliki arti “keluar”. Berikut adalah beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata “metu”:

Kalimat dan Arti

KalimatArti Kalimat
Matahari metu dari ufuk timur.Matahari terbit dari arah timur.
Ibu metu ke dapur untuk memasak.Ibu pergi ke dapur untuk memasak.
Anak-anak metu bermain di halaman.Anak-anak pergi bermain di halaman.
Air sungai metu dari sumbernya.Air sungai mengalir dari sumbernya.
Kucing itu metu dari rumah.Kucing itu keluar dari rumah.

Penggunaan Kata “Metu” dalam Berbagai Konteks

Kata “metu” memiliki makna dan penggunaan yang beragam tergantung pada konteksnya. Berikut adalah beberapa konteks umum di mana kata “metu” digunakan:

Percakapan Sehari-hari

Dalam percakapan sehari-hari, “metu” umumnya digunakan untuk merujuk pada tindakan keluar atau meninggalkan suatu tempat. Misalnya, “Aku mau metu beli makan.” atau “Anak-anak sudah metu bermain.”

Baca Juga :  Ngetan atau Wetan: Pengertian, Perbedaan, dan Signifikansi dalam Budaya Jawa

Penulisan Formal

Dalam penulisan formal, “metu” dapat digunakan dalam arti yang lebih luas, seperti:

  • Muncul atau hadir
  • Menjadi nyata atau terlihat
  • Mengekspresikan atau mengeluarkan sesuatu

Contoh: “Tiba-tiba metulah seorang pria dari balik pintu.” atau “Rasa sedihnya metu melalui air matanya.”

Sastra

Dalam sastra, “metu” sering digunakan secara metaforis atau kiasan untuk menggambarkan:

  • Perubahan atau transformasi
  • Pembebasan atau pelepasan
  • Perkembangan atau kemajuan

Contoh: “Puisi ini metu dari kedalaman jiwaku.” atau “Dari kegelapan, metulah secercah harapan.”

Kata yang Berkaitan dengan “Metu”

https://www.khoiri.com/2023/11/metu-artinya-dan-contoh-kalimatnya-di.html

Kata “metu” dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang luas, meliputi berbagai aspek kehidupan. Untuk memahami cakupan maknanya dengan lebih baik, berikut adalah beberapa kata yang memiliki hubungan atau makna serupa dengan “metu”:

Keluar

Kata “keluar” memiliki makna yang sangat dekat dengan “metu”, yaitu meninggalkan suatu tempat atau keadaan. Kata ini sering digunakan dalam konteks fisik, seperti keluar rumah atau keluar dari ruangan. Namun, kata “keluar” juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti keluar dari suatu masalah atau keluar dari suatu situasi.

Muncul

Kata “muncul” memiliki makna yang agak berbeda dengan “metu”, tetapi masih memiliki hubungan yang erat. Kata “muncul” merujuk pada tindakan menjadi terlihat atau diketahui setelah sebelumnya tidak terlihat atau tidak diketahui. Kata ini sering digunakan dalam konteks fisik, seperti muncul dari balik tirai atau muncul dari balik awan.

Namun, kata “muncul” juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti munculnya suatu ide atau munculnya suatu masalah.

Terbit

Kata “terbit” memiliki makna yang lebih spesifik dibandingkan dengan “metu” dan “muncul”. Kata “terbit” merujuk pada tindakan naiknya benda langit, seperti matahari atau bulan, di atas cakrawala. Kata ini sering digunakan dalam konteks astronomi, tetapi juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti terbitnya suatu ide atau terbitnya suatu harapan.

Baca Juga :  Pengembangan Desain

Frasa dan Idiom yang Berkaitan dengan “Metu”

Selain arti umumnya, kata “metu” juga digunakan dalam berbagai frasa dan idiom dalam bahasa Indonesia. Berikut adalah beberapa contohnya:

Berlalu

Makna: Hilang atau tidak terlihat lagi.

Contoh: “Semua kenangan tentangnya sudah metu dari ingatanku.”

Menghilang

Makna: Tidak dapat ditemukan atau tidak ada lagi.

Contoh: “Anak kucing itu metu entah ke mana.”

Mati

Makna: Tidak lagi hidup.

Contoh: “Kakek sudah metu tahun lalu.”

Pergi

Makna: Meninggalkan suatu tempat.

Contoh: “Ayah metu ke kantor pagi-pagi sekali.”

Tidak Ada

Makna: Tidak tersedia atau tidak dimiliki.

Contoh: “Uangku metu, jadi aku tidak bisa membeli buku.”

Artikel Terkait

Bagikan:

mentor

Saya adalah seorang penulis yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun. Hobi saya menulis artikel yang bermanfaat untuk teman-teman yang membaca artikel saya.

Tags