Tue. Jun 18th, 2019

FAA Sebut Ratusan Pesawat 737 MAX dan NG Gunakan Komponen Gagal

Sumber gambar: ABC Action News.

Federasi Penerbangan Amerika Serikat (FAA) menemukan lebih dari 300 pesawat dari jenis 737 MAX dan 737NG pabrikan Boeing kemungkinan menggunakan komponen yang diproduksi secara tak patut. FAA berencana akan meminta Boeing segera mengganti komponen-komponen pesawat tersebut.

FAA menyebutkan, sebanyak 148 bagian yang diketahui adalah slat track di ujung depan sayap pesawat. Bagian pesawat ini diproduksi oleh pemasok Boeing yang terdapat pada 179 unit pesawat keluarga MAX dan 133 unit keluarga NG.

Seperti diketahui, kedua jenis keluarga pesawat tersebut merupakan produk Boeing yang laris di pasaran global. Namun sejak dua kecelakaan fatal yang melibatkan armada Ethiopian Airlines (Maret 2019) dan Lion Air (Oktober 2018) yang menewaskan 346 orang, keluarga pesawat jenis MAX terpaksa dilarang terbang secara global.

Mengutip CNN Indonesia (3/6/2019), dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah pengumuman FAA, Boeing mengatakan belum diberitahu tentang masalah terkait dengan rangkaian slat ini.

Pihak Boeing mengatakan telah mengidentifikasi 20 pesawat jenis 737 MAX yang kemungkinan besar memiliki bagian yang salah. Maskapai yang menggunakan produk ini juga akan memeriksa 159 pesawat jenis tersebut.

Sementara jenis 737 NG, Boeing menyebutkan bahwa mereka telah mengidentifikasi 21 pesawat yang paling mungkin memiliki bagian yang dicurigai bermasalah. Boeing juga menyarankan maskapai untuk memeriksa 112 pesawat jenis ini.

“Bagian-bagian yang terpengaruh mungkin rentan terhadap kegagalan prematur atau retak akibat proses pembuatan yang tidak tepat,” sebut FAA.

FAA mengatakan bahwa kegagalan total slat track di ujung depan pesawat tidak mengakibatkan pesawat jatuh, tetapi bagian yang gagal dapat menyebabkan kerusakan pesawat saat penerbangan.

FAA mengatakan akan mengeluarkan Petunjuk Kelaikan Udara untuk meminta Boeing mengeluarkan manual penggunaan untuk mengidentifikasi bagian-bagian dari layanan.

Baca juga ini ya...