Sun. May 19th, 2019

Puluhan Tahun Jadi Pilot South African Airways, Pria Ini Ditahan Karena ATPL Palsu

Ilustrasi pilot di ruang kokpit. Sumber gambar: Travel Weekly Asia.

Seorang pilot asal Afrika Selatan yang sudah bekarja selama 20 tahun untuk South African Airways (SAA) ditahan Senin (11/2/2019) atas tuduhan menerbangkan pesawat penumpang dengan lisensi pilot (airline transport pilot licence/ ATPL) palsu.

Dari laporan AFP, seperti dikutip CNN (12/3/2019), pilot bernama William Chandler tersebut dibawa ke kepolisian setelah dipaksa mengundurkan diri karena menerbangkan pesawat tanpa lisensi yang layak.

“Pengacaranya menyerahkan dia [ke kepolisian] pagi ini,” kata juru bicara kepolisian Afrika Selatan, Vishnu Naidoo.

Naidoo menyebutkan, Chandler didakwa dengan tuduhan pemalsuan dan diperintahkan untuk menghadiri persidangan pada 15 Mei mendatang.

Pihak maskapai menyatakan bahwa Chandler sebelumnya mengklaim memiliki ATPL (airline transport pilot licence), dokumen izin yang diperlukan untuk menerbangkan pesawat penumpang besar.

Namun ternyata, Chandler hanya memiliki lisensi pilot komersial (CPL) yang hanya memperbolehkannya menerbangkan pesawat kecil.

Pihak SAA tidak menyebutkan secara rinci berapa lama Chandler bekerja dengan izin palsu tersebut, jenis pesawat yang digunakan, dan jumlah penumpangnya. Namun, menurut laporan media lokal, Chandler sudah bekerja di maskapai tersebut sejak 1994.

Chandler sudah berada di bawah pengawasan SAA sejak November lalu, ketika pesawat yang ia bawa menuju Jerman mengalami turbulensi parah hingga harus melakukan manuver berbahaya.

Para awak kabin kemudian dilarang terbang dan diwajibkan mengikuti proses evaluasi. Saat itulah fakta mengenai ATPL palsu tersebut terungkap.