Mon. Mar 25th, 2019

Perlebar Pasar ASEAN, Terra Drone Berinvestasi di Indonesia

Drone Terra LiDAR yang mengusung teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR). Sumber gambar: Droneblog.

Terra Drone bersama AeroGeosurvey Indonesia melakukan kolaborasi melalui investasi modal dan teknologi pada Januari 2019. Dengan kolaborasi ini, AeroGeosurvey Indonesia kemudian menjadi bagian dari grup global Terra Drone dengan identitas baru, Terra Drone Indonesia.

Terra Drone akan menyediakan teknologi terbaru dan tercanggih untuk Terra Drone Indonesia dan akan menawarkan lebih banyak solusi bagi pelanggan di Indonesia.

“Kami telah berdiskusi dengan banyak operator drone di Indonesia dan kami sangat terkesan dengan rekam jejak yang baik dan pengalaman profesional selama tiga tahun terakhir dari AeroGeosurvey Indonesia,” kata CEO Terra Drone, Toru Tokushige, Kamis (7/2/2019).

Menurutnya, memilih AeroGeosurvey Indonesia untuk menjadi bagian dari Terra Drone adalah keputusan yang tepat untuk mencapai visi perusahaan, yakni menjadi perusahaan penyedia jasa drone terbesar di dunia.

“Melalui investasi yang dilakukan, ke depannya kami dapat menawarkan jasa yang lebih menarik dengan memanfaatkan pengalaman survei 3D dan teknologi terkini seperti Terra LiDAR yang lebih murah dua sampai tiga kali dari teknologi serupa lainnya,” sambung Direktur AeroGeosurvey Indonesia, Michael Wishnu Wardana.

Hal ini menjadi kesempatan bagi Terra Drone Indonesia untuk mengeksplor teknologi dan metodologi terbaru, termasuk teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR), serta inspeksi berbasis Artificial Intelligence (AI), kepada para pengguna di Indonesia dan Asia Tenggara.

Terra Drone akan terus berinovasi, khususnya aplikasi drone yang dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat.

AeroGeosurvey akan resmi mengubah identitasnya menjadi Terra Drone Indonesia secara bertahap selama kuartal 1 tahun 2019.