Fri. Mar 22nd, 2019

Luasnya Perairan Indonesia Jadi Tantangan Besar Bagi Pangkalan PLP Mengemban Tugas

Aksi personel KPLP di acara peringatan hari jadi ke-31 Pangkalan PLP di Lapangan Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (26/2/2019). Sumber gambar: Humas Ditjen Hubla.

Luasnya perairan Indonesia dan banyaknya kapal yang melintasi merupakan suatu tantangan besar bagi Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Ditjen Perhubungan Laut dalam mengemban tugasnya.

Demikian diungkapkan Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo saat memimpin upacara peringatan hari jadi ke-31 Pangkalan PLP di Lapangan Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (26/2/2019).

“Seiring bertambahnya usia, tentu PLP harus semakin matang dan profesional dalam melayani masyarakat,” kata Agus.

Menurutnya, tantangan dalam menjaga dan menegakan peraturan di laut sangat kompleks. Untuk itu, dia meminta kepada seluruh jajaran PLP untuk meningkatkan koordinasi yang baik antar instansi penegakan hukum di laut.

Agus juga menekankan untuk meningkatkan pengetahuan tentang hukum laut internasional dan hukum nasional.

Saat ini, terdapat lima Pangkalan PLP di Indonesia, yaitu Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban, Pangkalan PLP Kelas II Surabaya, Pangkalan PLP Kelas II Bitung dan Pangkalan PLP Kelas II Tual.

Di sela-sela upacara, Agus juga berkesempatan menyerahan Surat Keputusan (SK) Purna Bhakti Anggota Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok dan 152 jaket keselamatan kepada perusahaan pelayaran yang berada di wilayah kerja Kantor KSOP Muara Angke dan KSOP Karangantu.