Fri. Mar 22nd, 2019

GMF dan IAS Kerja Sama Perawatan Pesawat dan Layanan Industri

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF) resmi menjalin kerja sama dengan anak usaha BUMN, PT Indopelita Aircraft Services (IAS). Kerja sama yang dituangkan dalam Head of Agreement ini ditandatangani Direktur Utama GMF Iwan Joeniarto dan Direktur Utama IAS Sabar Sundarelawan di Hangar 4 GMF, Cengkareng, Rabu 9/1/2019).

Perjanjian antara keduanya meliputi kerja sama strategis perawatan pesawat terbang dan layanan industri, pemanfaatan bersama fasilitas, penyediaan fasilitas baru serta pertukaran keterampilan dan kemampuan antara dua perusahaan.

Iwan mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi adanya kerjasama yang merupakan sinergi kapabilitas dan kapasitas yang dimiliki masing-masing entitas milik negara ini.

“Hal ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapabilitas dan kapasitas GMF dan memperkuat posisi di industri aviasi. IAS memiliki fasilitas hangar yang dapat kita manfaatkan untuk menampung kapasitas perawatan pesawat yang terus meningkat,” terang Iwan.

Di sisi lain GMF dan IAS juga bermitra untuk pengembangan kapasitas dan kapabilitas bengkel industrial gas turbine engine (IGTE) milik GMF.

“IGTE ini memiliki pasar yang cukup menjanjikan, maka dari itu GMF bersama IAS bersinergi untuk memantapkan pengerjaan perawatan IGTE. Untuk permulaan, kami akan garap IGTE milik induk usaha IAS,” imbuhnya.

Bermitra menjadi salah satu fokus GMF pada tahun 2019. Tuntutan pasar mengharuskan GMF untuk terus menambah kapasitas dan kapabilitas dalam waktu yang singkat.

Iwan juga menyatakan, pihaknya membuka lebar kesempatan untuk bermitra dalam pengembangan bisnis, terutama lewat sinergi BUMN.

“Kami sangat membuka peluang kemitraan, tentunya dengan berpegang pada tata kelola perusahaan yang baik. Bermitra adalah langkah akselerasi untuk dapat mengembangkan bisnis demi tercapainya visi menjadi Top 10 MRO di dunia,” tutupnya.

Sementara itu, Sabar mengatakan bahwa kerja sama ini membawa keuntungan bagi dua belah pihak. Menurutnya masing-masing pihak memiliki keunggulan yang jika disinergikan dapat membawa keuntungan lebih besar lagi.

“Hal ini akan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap pelayanan jasa yang kami lakukan yang pada gilirannya akan meningkatkan daya saing dan performance masing-masing perusahaan,” tambahnya.