Sun. Feb 17th, 2019

Bantu Tim SAR Evakuasi Korban Tsunami, Sejumlah Kapal Patroli Kemenhub Dikerahkan

​Untuk membantu tim SAR mengevakuasi para korban bencana tsunami yang menerjang pesisir pantai di Selat Sunda Sabtu (22/12/2018) malam, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas I Panjang mengerahkan sejumlah kapal patroli. Armada yang dikerahkan adalah kapal patroli KPLP KNP. 336.

“Kami mengerahkan kapal patroli KPLP KNP. 336 ke Pulau Legundi untuk membantu tim SAR mengevakuasi para korban yang terjebak di pulau tersebut. Alhamdulillah sore ini pukul 16.00 WIB telah tiba di Pelabuhan Panjang membawa 47 orang korban, termasuk 7 orang anak-anak,” kata Kepala KSOP kelas I Panjang, Pranyoto, Minggu (23/12/2018).

Dia menyebutkan, para korban dibawa ke rumah sakit di Bandar Lampung untuk mendapatkan penanganan medis.

“Sebagaimana arahan Dirjen Hubla untuk meningkatkan kewaspadaan dan memberikan bantuan kepada para korban yang terkena bencana tsunami. Kita akan maksimalkan bantuan dengan personil dan fasilitas yang kami miliki,” tuturnya.

Pranyoto menyebutkan, bencana tsunami yang terjadi di pesisir pantai Selat Sunda tidak berdampak terhadap sarana dan prasarana di Pelabuhan Panjang dan operasional di pelabuhan Panjang.

“Pelabuhan Panjang aman dan tidak terdampak bencana tsunami, hanya di pelabuhan Sebalang Lampung yang banyak sampah berserakan akibat tsunami,” tutup Pranyoto.

Di hari yan sama, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Kelas I Tanjung Priok mengerahkan kapal KPLP KNP. Clurit untuk membantu evakuasi korban bencana tsunami di Pulau Sangiang, Banten.

“Sore ini kami bantu evakuasi empat orang korban yang telah diselamatkan Basarnas dari Pulau Sangiang dalam keadaan selamat. Kami akan standby dan meningkatkan pengawasan di wilayah perairan Banten,” ujar Kepala Seksi Operasi Pangkalan KPLP Tanjung Priok, Capt Pujo Kurnianto.

Disebutkannya, empat korban tersebut dibawa ke Dermaga Indah Kiat untuk dilakukan perawatan awal sebelum tim medis dan keluarganya datang. Saat ini keempat korban sudah dibawa pulang oleh keluarga masing-masing

Menurut info dari korban bahwa mereka rombongan berlima berwisata ke Pulau Sangiang. 1 orang belum diketemukan, 1 orang sudah dievakuasi ke Merak dan 3 orang dievakuasi oleh kapal patroli KNP. Celurit.

Capt. Pujo menyebutkan, jika Senin (24/12/2018) pagi kondisi cuaca mendukung, PLP Tanjung Priok mengerahkan kapal patroli KNP. Clurit, KNP. Golok, KNP. Jembrio dan KNP. Trisula P.111 untuk melakukan pemantauan di Pulau Sangiang dan Tanjung Lesung.

“Jam 06.00 rencana tolak dari dermaga Indah Kiat dan dermaga Golden Key Bojonagara,” tutup Capt. Pujo.