Mon. Mar 25th, 2019

Bandara Depati Amir Resmi Punya Terminal Baru

Presiden Joko Widodo meresmikan gedung terminal baru Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Kamis (14/3/2019). Sumber gambar: BKIP Kemenhub.

Bandara Depati Amir yang berlokasi di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, kini telah resmi memiliki gedung terminal baru. Gedung terminal tersebut diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Kamis (14/3/2019).

Dengan pertumbuhan jumlah penumpang yang terus meningkat, Jokowi meminta pengembangan terminal penumpang bandara ini segera dilakukan.

“Bandara Depati Amir sudah sangat representatif. Kapasitasnya (sekarang) 1,5 juta tapi penumpangnya sudah lebih dari 2 juta (penumpang per tahun). Sehingga ini harus dibangun lagi di sayap bagian kanan sana, dibangun untuk kapasitas 3 juta. Kita harapkan Insya Allah nanti di 2020 selesai,” ujar Jokowi.

“Tapi saya tadi sudah perintahkan juga untuk bangun yang sayap kiri dengan kapasitas hingga 5 juta penumpang. Karena kita harus mendahului pertumbuhan penumpang yang tumbuh sangat baik di Babel ini,” imbuhnya.

Pembangunan terminal baru Bandara Depati Amir selesai sejak Januari 2017 lalu. Setahun setelah beroperasi, menurut data dari Angkasa Pura II, jumlah penumpang sudah mengalami kelebihan kapasitas sehingga perlu dikembangkan lagi.

Tercatat, penumpang di tahun 2018 lebih dari 2 juta penumpang, sementara kapasitas terminal hanya 1,5 juta penupang pertahunnya.

Jokowi berharap pengembangan bandara ini nantinya akan menggenjot investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang, Bangka Belitung.

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan kapasitas Bandara Depati Amir akan kembali ditingkatkan.

“Bandara untuk 1,5 juta penumpang, akan dibangun menjadi 3 juta penumpang pada 2020. Instruksi Presiden dalam 5 tahun ke depan, sudah ada suatu kapasitas ultimate yang bagus (5 juta penumpang),” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin menyebutkan bahwa pihaknya saat ini sedang membangun pondasi untuk pengembangan terminal bandara ini.

“Kalau lihat sisi selatan lagi tanam pilling (pondasi) itu pengembangan selanjutnya jadi 3 juta, presiden juga sudah perintahkan langsung kembangkan sisi utara, jadi ultimate, tengah sayap kiri dan kanan menjadi 5 juta kapasitas,” papar Awal.