Wed. Jun 19th, 2019

Data 20.000 Pelanggan Air Canada Dicuri

Foto: AirCanada.com

Air Canada mengumumkan bahwa mereka telah mendeteksi aktivitas login yang tidak biasa pada aplikasi Air Canada antara 22 dan 24 Agustus 2018 lalu. Atas adanya aktivitas yang tak lazim itu, Air Canada memutuskan untuk mengunci 1,7 juta akun pelanggannya sebagai antisipasi pencurian data lebih lanjut. Diyakini, akibat peretasan ini, telah dicuri data 20.000 pelanggan Air Canada. Air Canada juga menghimbau kepada seluruh pelanggannya untuk mengatur ulang kata sandi pada aplikasi Air Canada agar akun dapat aktif kembali.

Walau tidak jelas bagaimana hal itu bisa terjadi, seorang spesialis keamanan siber, seperti dikutip BBC mengatakan kalau situs web Air Canada masih menggunakan kata sandi yang terdiri dari enam hingga sepuluh karakter, serta hanya membolehkan huruf dan angka. Simbol lain tidak dapat dipergunakan dalam pembuatan password.

“Banyak pengguna akan memilih kata sandi yang pendek dan mudah ditebak,” kata Amit Sethi, seorang konsultan keamanan di Synopsys seperti dikutip BBC. “Sementara itu, pengguna lain yang ingin menggunakan kata sandi yang lebih kuat tidak dapat melakukannya,” tambah Sethi.

Air Canada menyebut, beberapa data pelanggan yang mungkin telah dicuri meliputi data pada paspor, kewarganegaraan, tanggal kelahiran, dan negara domisili. Data kartu kredit kemungkinan aman dari peretasan karena tersimpan dalam bentuk ekripsi. Mesti demikian, Air Canada menganjurkan agar para pelanggannya waspada terhadap data finansial kartu kredit yang didaftarkan di situs dan aplikasi Air Canada.

Baca juga ini ya...