Berusia 7 Tahun, OTP TransNusa Capai 91 Persen




Livery logo maskapai penerbangan TransNusa pada pesawat ATR72-600.

Memasuki usia ke-7 pada hari ini, 19 Agustus 2018, maskapai penerbangan TransNusa berhasil membukukan capaian OTP (on time performance) sebesar 91 persen pada kurun waktu Januari – Juni 2018. Capaian OTP ini merupakan prestasi yang sangat baik bagi TransNusa sekaligus menjadi modal dalam meningkatkan kinerja bisnis.

“Visi kami adalah menjadi maskapai yang dikenal dengan standar tinggi untuk reliabilitas, keselamatan dan layanan prima,” kata Bayu Sutanto, Managing Director TransNusa.

Mengawali operasionalnya tahun 2011 menggunakan pesawat Fokker 50, TransNusa kini mengoperasikan pesawat 3 ATR 72-600, 1 ATR 42-500, dan 2 BAe 146. Dalam waktu dekat, semua pesawat BAe 146 akan digantikan dengan ATR 72-600. TransNusa tahun ini pun akan menambah 3 ATR 72-600, dan tahun depan 5 ATR 72-600.

“Fokker 50 membuktikan sebagai pesawat udara yang handal bagi kami, tetapi karena tidak lagi diproduksi pesawat Fokker yang baru maka di tahun 2014 kami mulai menggunakan pesawat udara turboprop ATR (Aero de Transporte Regional),” kata Bayu Sutanto mengungkap alasan memilih menggunakan produk ATR.

Sebagai maskapai penerbangan berjadwal yang mengawali penerbangan pada rute-rute di Nusa Tenggara dan Bali, TransNusa sejak tahun 2011, juga telah melakukan ekspansi jaringan rute untuk melayani 16 destinasi di Indonesia. Dalam waktu dekat, jumlah rute akan menjadi 30 destinasi. Beberapa rute baru ini akan melayani penerbangan di Pulau Kalimantan. Selain itu, TransNusa, kata Bayu, juga berencana untuk melakukan ekspansi ke rute internasional.

“Kami akan memulai penerbanan internasional dengan mengembangkan rute ke negara-negara tetangga terlebih dahulu,” kata Bayu. Sebagai persiapan, TransNusa telah membangun tim manajemen yang terdiri dari personil berpengalaman internasional dalam bidang flight operations, ground operations, engineering and maintenance, QSS (quality, safety and security), marketing and inflight services. Proses sertifikasi IOSA (IATA Oversight Safety Audit) pun juga telah diajukan untuk memenuhi  syarat standar keselamatan internasional. TransNusa juga tengah mengimplementasikan ISO 9001.

 

 




Ayo baca ini juga….