Bencana Alam Kita




Gunung Soputan. Foto: Dok. BNPB.
Gunung Soputan. Foto: Dok. BNPB.

Assalamualaikum semua …

Gempa bumi, tsunami, erupsi gunung, tanah longsor, angin puting beliung, banjir bandang. Inilah bencana-bencana alam yang kita tak bisa mengelakkannya. Ada pencegahannya, tapi bisa jadi hanya penundaan. Karena alam makin tua, kita pun tak lagi menghormatinya.

Alam dan manusia ibarat orangtua dan anaknya. Alam yang muda begitu memanjakan manusia. Namun ketika alam menua dan kian rewel, manusia umumnya tak mau memanjakannya. Alam pasti sedih dan kesal. Lantas seolah-olah cerita Malin Kundang, dikutuklah manusia jadi batu, yang diawali dengan bencana-bencana.

Itu hanya cerita. Kenyataannya, kita sekarang sedang dilanda bencana-bencana. Berturut-turut dan menelan korban jiwa ratusan bahkan ribuan orang. Saya sangat yakin dengan innalillahi wainnailaihi rojiun (Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah, dan kepada Allah jualah kami kembali).

Tadi (3/10/2018) pagi terjadi erupsi Gunung Soputan di Sulawesi Utara. Tinggi kolom abu teramati ± 4.000 meter di atas puncak atau ± 5.809 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga cokelat dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut.

Berdasarkan pengamatan KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Soputan, erupsi itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 39 milimeter dan durasi ± 6 menit. Statusnya tadi, Level III (Siaga).

Imbauannya, masyarakat agar tidak beraktivitas di seluruh area pada radius 4 km dari puncak Gunung Soputan dan di area perluasan sektoral ke arah barat-barat daya sejauh 6,5 km dari puncak. Area ini merupakan daerah bukaan kawah untuk menghindari potensi ancaman guguran lava dan awan panas.

Sebagai antisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu, masyarakat sekitar dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut. Waspada juga pada potensi ancaman aliran lahar yang dapat terjadi setelah terjadinya erupsi. Material erupsi terbawa oleh air, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng Gunung Soputan, antara lain, Sungai Ranowangko, Sungai Lawian, Sungai Popang, dan Londola Kelewahu.

Itu bencana alam kita. Imbauan ahli kita ikuti, selanjutnya kita serahkan pada Allah swt.

Foto: KESDM Badan Geologi