Sat. May 25th, 2019

Bandara Silampari Kini Dibekali Dua Garbarata

Bandara Silampari kini punya 2 garbarata. Sumber gambar: BKIP Kemenhub.

Bandara Silampari, Lubuklinggau, Sumatera Selatan kini memiliki dua garbarata dengan panjang 36 meter. Operasional penggunaan garbarata ini diresmikan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Selasa (9/4/2019).

Budi mengatakan, kehadiran terminal baru Bandara Silampari pada bulan Maret lalu, diharapkan mendukung provinsi Sumatera Selatan sebagai lumbung energi nasional. Kehadiran terminal baru bandara ini diproyeksikan bisa menyumbang pendapatan yang cukup besar.

“Oleh karena itu kewajiban pemerintah untuk menjaga konektivitas. Salah satunya dengan membangun Bandara Silampari ini agar Sumsel semakin maju,” kata Budi.

Budi menjelaskan, pihaknya bersama pemerintah daerah Sumatera Selatan juga akan berupaya menjajaki kerja sama agar maskapai lain dapat membuka rute ke bandara ini.

Kepala UPBU Silampari, Rudi Pitoyo menjelaskan pengerjaan garbarata bekas pakai ini mulai dikerjakan bulan Februari 2019 dan selesai bulan Maret 2019.

“Garbarata tersebut pernah digunakan di Terminal 2F Bandara Soekarno Hatta, Tangerang dan memerlukan penyesuaian ketinggian untuk penggunaan di Bandara Silampari. Karena ada penggantian garbarata di Soekarno Hatta, maka garbarata yang masih berfungsi baik tersebut digunakan untuk Bandara Silampari,” jelasnya.

Sebagai informasi, Bandara Silampari terletak di Kabupaten Lubuklinggau, Sumatera Selatan sebagai Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas III. Pembangunan terminal baru Bandara Silampari merupakan pembangunan yang dilakukan dengan tahun jamak (multiyears) yang dimulai sejak tahun 2016.

Bandara Silampari melayani angkutan penumpang dan kargo. Maskapai yang beroperasi di bandara ini  Batik Air, Nam Air, Wings Air. Bandara tersebut beroperasi mulai pukul 07.30-16.00 WIB.

Baca juga ini ya...