Ayo ke Indo Defence. GRATIS!!!




Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pasa konferensi pers penyelenggaraan Indo Defence di Jakarta, Rabu (31/10).
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pasa konferensi pers penyelenggaraan Indo Defence di Jakarta, Rabu (31/10).

Indo Defence 2018 Expo & Forum akan kembali digelar di Jakarta pada 7-10 November 2018. Pameran internasional bidang teknologi industri pertahanan tiga matra ini merupakan gelaran yang kedelapan kalinya. Pengunjung umun bisa menyaksikannya dengan gratis pada 9-10 November, asal registrasi terlebih dulu ke bmm-napindo.com. Kalau  datang langsung ada  biaya registrasi Rp50.000.

“Penyelenggaraan Indo Defence 2018 Expo & Forum kali ini bersamaan dengan pameran kedirgantaraan dan helikopter Indo Aerospace featuring Indo Helicopter 2018 Expo & Forum dan pameran kemaritiman Indo Marine 2018 Expo & Forum,” kata Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di Jakarta, Rabu (31/10).

Pameran dua tahunan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan bekerja sama dengan PT Napindo Media Ashatama. Pameran bertema “Building Global Defence Partnerships to Secure the Future” ini rencananya akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut Menhan, Indo Defence 2018 Expo & Forum adalah bagian dari konsep diplomasi pertahanan Indonesia. Hal ini untuk meningkatkan interdependensi demi mencapai perdamaian dan kemakmuran dunia. “Ajang ini juga dapat dijadikan media komunikasi dan informasi yang efektif untuk menjalin kontak bisnis dan transfer teknologi. Pada akhirnya akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan industri pertahanan dan keamanan di Indonesia,” katanya.

Ada sepuluh Menteri Pertahanan atau setingkat dari negara-negara tetangga dan sahabat yang akan hadir. Puluhan negara juga akan mengirimkan official delegation, antara lain, dari Malaysia, Australia, Yunani, Jepang, Fiji, Belarusia, dan Saudi Arabia.

“Kali ini penyelenggaraannya lebih besar dari dua tahun lalu. Pesertanya jauh lebih banyak; 867 peserta dari 59 negara, kalau sebelumnya 647 peserta. Space yang digunakan juga lebih luas; hall A, B, C, F dan outdoor,” kata Bondan Tiara Sofyan, Dirjen Potensi Pertahanan (Pothan) Kemhan.

Memang ada dua hall baru; B3 dan C3, yang akan digunakan, sehingga menambah luas area pameran. Luasan pameran diyakini mampu mengakomodasi target kepesertaan tahun ini.

Sejumlah perusahaan industri pertahanan dalam negeri turut serta, antara lain, PT Dirgantara Indonesia (PTDI), PT Pindad, PT PAL Indonesia, PT Len, PT Dahana, PT Sritex, Infoglobal, Bhimasena Group, PT Sentra Surya Ekajaya (SSE), dan PT Ridho Agung. Sementara perusahaan asing, antara lain, Rheinmetal, SAAB, Lockheed Martin, KAI, FN Herstal, Beretta, Excalibur, SVOS, Nexter, Reutech, Turkish Aerospace Industries, Inc., dan Polish Armanent Group/PGZ.

Di samping itu, ada 30 negara paviliun yang telah konfirmasi. “Dari 30 negara itu, ada beberapa negara baru, yakni Belgia, Bulgaria, Jepang, Polandia, dan Vietnam,” kata Bondan. Ada juga paviliun khusus, antara lain, UAV, MRO, Defence Security, dan First Time exhibitor zone.

Pameran juga akan memberikan tempat khusus bagi produk-produk ekspor dari dalam negeri, seperti pesawat CN 235 dan NC212 dari PTDI, juga kapal-kapal dari PT PAL, serta bom dari Dahana dan senjata dari Pindad. “Termasuk juga peluncuran medium tank produksi SSE,” ungkap Bondan.

Menurut Bondan, selain pameran produk, juga akan diadakan forum internasional. Ada tiga tema yang disampaikan, yakni “Ensuring Regional Stability through Cooperation on Counter Terrorism”, “Ensuring Regional Stability Through Development Of National Maritime Capability and Maritime Security Cooperation”, dan “Sustainability of Civil Aviation in Indonesia”. Untuk pertama kali diselenggarakan puka forum bisnis bertema “Promoting National Defence Industry” sebagai sarana untuk mempertemukan para calon negara pembeli nontradisional dengan para pemain industri pertahanan dalam negeri.

Pasti tak kalah menarik menyaksikan live demonstration untuk memberikan pemahaman mengenai keunggulan alat-alat pertahanan hasil produksi dalam negeri. Bondan mengatakan, “Dalam sehari kita adakan dua kali live demonstration, yaitu pukul 11.00 WIB dan 15.00 WIB di area outdoor.”

Dalam empat hari pameran, diharapkan dikunjungi sekitar 25.000 pengunjung. “Kami akan menyampaikan undangan pada sekolah-sekolah dan perguruan tinggi agar bisa berkunjung ke Indo Defense nanti,” ujar Bondan.




Ayo baca ini juga….