Sun. Jul 21st, 2019

Asah Kemampuan Infiltrasi, Prajurit Brigif Para Raider 3 Kostrad Latihan Freefall Malam

Prajurit Brigade Infanteri Para Raider 3 Kostrad laksanakan latihan pemeliharaan terjun bebas militer (military free fall) di Markas Divisi Infanteri 3 Kostrad. Sumber gambar: Penkostrad.

Sebanyak 20 prajurit Brigade Infanteri Para Raider 3 Kostrad menggelar latihan pemeliharaan terjun bebas militer (military freefall) di Markas Divisi Infanteri 3 Kostrad Pakatto Komplek, Selasa (19/2/2018).

Dalam keterangan persnya hari ini (Kamis, 21/2/2019), freefall dilakukan dari ketinggian 6.000 kaki dengan satu kali shorty dan 2 kali run. 10 peterjun lompat pada run pertama di bawah pimpinan Serka Andi Parmana dan 10 peterjun sisanya lompat pada run kedua di bawah pimpinan Lettu Inf Fajar Lukman.

Latihan yang dimulai pukul 20.00 WITA dengan menunggangi pesawat NC-212 200 Aviocar bernomor ekor A 9146 milik satuan Pusat Penerbangan TNI AD (Puspenerbad). Kru kokpit dihuni Kapten Cpn Teguh W, Kapten Cpn Aditya DW dan Letda Cpn Aldhy. Pesawat lepas landas dari Bandara Sultan Hasanuddin Maros.

Freefall malam pada semester 1 ini merupakan pemeliharaan kemampuan operasi terjun taktis malam yang diikuti Kompi TPP Detasemen Markas (Denma) Brigif PR 3 Kostrad. Mereka diasah untuk mampu melakukan manuver infiltrasi ke daerah musuh secara senyap dan cepat melalui udara.

Dalam dunia militer, pasukan yang melakukan infiltrasi semacam ini disebut kelompok depan operasi Linud (KDOL). Mereka dituntut untuk dapat menguasai objek vital di medan pertempuran.

Kasdivif 3 Kostrad, Brigjen TNI Dwi Darmadi yang meninjau langsung latihan tersebut mengatakan, “Ini adalah latihan terjun penyegaran freefall yang merupakan agenda tahunan dari Kostrad yang berkualifikasi terjun bebas militer.”

Baca juga ini ya...