Anggota DPRD Bercanda Bawa Bom di Pesawat Batik Air




Lagi-lagi penumpang penerbangan melakukan candaan yang sama sekali tidak lucu dengan mengatakan membawa bom di pesawat. Kali ini candaran itu datang dari anggota DPRD Polewali Mandar Agus Pranoto dalam sebuah penerbangan Batik Air dari Jakarta tujuan Makassar, Minggu, 13 Desember 2015. Akibatnya, pesawat yang seharusnya lepas landas pada pukul 11.00 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta itu akhirnya ditunda hingga pukul 15.00 WIB karena harus melakukan pengecekan lebih lanjut.

Seperti dilansir Sindonews, kejadian bermula saat sejumlah anggota DPRD Polewali Mandar berada di dalam pesawat Batik Air ketika proses boarding berlangsung. Pramugari dalam penerbangan kemudian menanyakan isi plastik yang dibawa oleh rekan Pranoto bernama Hasan. Secara reflek Agus Pranoto menjawab dengna kata bom. Meskipun hanya berupa candaan, namun awak pesawat tetap melakukan prosedur standar, dengan menurunkan seluruh penumpang, memeriksa kembali mereka melalui x-ray, termasuk memeriksa barang bawaan penumpang.

Wakil Ketua DPRD Polewali Mandar Amiruddin membenarkan keisengan salah satu anggota DPRD tersebut. Dia juga tidak menyangka candaan yang dilontarkan rekannya akan berdampak pada penundaan penerbangan hingga beberapa jam. Menurut Amiruddin, setelah melontarkan candaan itu Pranoto kemudian diinterogasi oleh petugas, meskipun pada akhirnya permasalahan bisa diselesaikan dengan baik. “Dia hanya main-main. Namanya bercanda dengan pramugari. Tapi candaan ini rupanya menjadi malapetaka,” ujar Amiruddin.

Berkali-kali Kementerian Perhubungan menegaskan kepada penumpang penerbangan untuk tidak bermain-main atau bercanda dengan mengucapkan kata bom ketika di area bandara maupun di pesawat. Meskipun hanya berupa candaan, petugas akan menanggapi dengan serius perkataan yang terkait dengan bom. Bahkan berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan, setiap orang yang menyampaikan informasi palsu, termasuk bercanda membawa bom di bandara dan pesawat, bisa terancam hukuman pidana maksimal satu tahun penjara.

Kementerian-Perhubungan-Candaan-Bom-Di-Pesawat

Foto: Arif Fauzi/PhotoV2.com for indo-Aviation.com & Kementerian Perhubungan




Ayo baca ini juga….