Tue. Jun 18th, 2019

Akses Keluar Tersedia Disepanjang Jalur One Way Tol Cikarang-Brebes

Sumber gambar: BKIP Kemenhub.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, ruas tol dari Cikarang Utama KM 29 hingga Brebes Barat KM 263 akan diberlakukan satu jalur (one way) pada tanggal 30 Mei – 2 Juni 2019. Namun demikian, pengemudi tetap bisa keluar di pintu-pintu keluar tol yang telah disediakan.

“Satu hal yang penting bahwa dengan diberlakukannya satu arus, tidak berarti hanya bisa keluar di Cirebon semua,” kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat meninjau penutupan Gerbang Tol Cikarang Utama, Minggu (19/5/2019).

Dia menjelaskan, pengemudi yang ke Majalengka, Palimanan, Indramayu, bisa keluar di Gerbang Tol Plumbon. Mereka yang ingin ke Tasik, Kuningan, Ciamis, Banjar bisa keluar di Gerbang Tol Ciperna Utama. Sementara yang ingin ke Purwokerto bisa keluar di Gerbang Tol Pejagan.

Pemberlakuan sistem one way ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan dari Jakarta yang akan menuju ke Jawa Tengah.

Budi menyebutkan, jumlah kendaraan diperkirakan akan mencapai 150.000 pada musim lebaran tahun ini. Dari jumlah tersebut, diperkirakan 55% di antaranya ke arah Cirebon atau Semarang, sementara 45% sisanya menuju ke arah Selatan seperti Bandung dan Purbaleunyi.

Direktur Utama PT Jasa Marga, Desi Arryani mengatakan, dengan diberlakukannya sistem one way, para pengendara bisa menggunakan rest area yang ada di kedua sisi jalan tol.

Dengan peningkatan kapasitas rest area di kedua sisi, diharapkan dapat mengurangi kemacetan akibat penumpukan kendaraan di rest area.

Sementara itu, untuk pengendara dari Jawa Tengah yang akan menuju ke Jakarta pada saat tanggal 30 Mei – 2 Juni mendatang, mereka diimbau untuk menggunakan jalur Arteri Pantura atau melakukan perjalanan sebelum dan sesudah tanggal pemberlakuan one way.

“Jalur pantura, kita sediakan untuk arus sebaliknya pada saat mudik, yaitu dari Jawa menuju Jakarta. Polisi sudah kita minta untuk melakukan konsentrasi,” ujarnya.

Dia menyebutkan, Pemda juga sudah diminta untuk menghilangkan pasar tumpah, dan melakukan pengariran pada persimpangan supaya jalur bisa dikendalikan dengan baik.

“Kalau ada yang ingin mudik dari Semarang ke Jakarta, kalau ingin lebih nyaman bisa sebelum tanggal 30 Mei atau setelah itu,” sambung Budi.

Pada saat arus balik, sistem one way juga akan kembali diberlakukan di ruas tol Palimanan KM 189 – Cikarang Utama KM 29 pada tanggal 8-10 Juni 2019.

Baca juga ini ya...