Akankah TNI AU Akuisisi Pesawat C-130J Super Hercules?




lockheed martin
Model pesawat C-130J Super Hercules pabrikan Lockheed Martin bercorak TNI AU di Indo Defence 2018. Foto: Ery.

TNI Angkatan Udara (AU) menunjukan minatnya secara formal terhadap pesawat C-130J Super Hercules pabrikan Lockheed Martin. Hal ini terkait dengan kebutuhan mereka akan pengoperasian pesawat angkut militer yang kapasitas muatannya lebih besar.

Saat berlangsungnya pameran Indo Defence 2018 Expo & Forum di Jakarta, Kepada Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Novyan Samyoga mengkonfirmasi bahwa TNI AU telah mengidentifikasi platform sebagai pengadaan prioritas.

Hal ini mengingat beberapa pesawat angkut milik TNI AU yang ada saat ini usianya tak lagi muda. Maklum, pesawat C-130 milik TNI AU telah mengabdi sejak dekade 1960an.

Rencananya TNI AU ingin mengakuisisi lima unit pesawat seri terbaru C-130 tersebut. Namun hingga kini belum ada kesepakatan atau kontak yang ditandatangani TNI AU untuk pengadaan tersebut.

Direktur Pengembangan Bisnis Internasional Bidang Mobilitas Udara & Misi Maritim Lockheed Martin, Richard Johnston seperti dinukil laman janes.com (Jum’at, 9/11/2018) mengatakan, perusahaan AS sepenuhnya terlibat dengan TNI AU terkait kebutuhan (pesawat) dan baru-baru ini mereka menanggapi penjajakan (requeste for information/RFI) dari TNI AU.

“Kami telah mengembangkan roadmap yang bekerja sama dengan TNI AU terkait usia dan kondisi beberapa pesawat C-130 mereka. Ini membantu menentukan kapan pesawat (tersebut) perlu dimodifikasi atau diganti,” ungkap Richard.

Angkatan Udara, lanjutnya, memahami keuntungan dari C-130J dan juga keunggulan biayanya (dari segi pelatihan, logistik dan dukungan) jika transisi dari model lama ke versi J.

Sebagai perbandingan, untuk kargo, C-130H yang dimiliki TNI AU saat ini hanya mampu mengangkut enam palet, semantara C-130J mampu membawa delapan palet.

Untuk angkut pasukan tempur, C-130H hanya bisa mengangkut 92 personel, sedangkan C-130J mampu mengangkut 128 personel.

Kapasitas angkut pasukan lintas udara (paratroops) juga berbeda, C-130H hanya bisa memuat 64 personel, sementara C-130J mampu mengangkut 92 personel.




Ayo baca ini juga….