Airport Solutions Indonesia 2018: Menguji Peluang Pekembangan Bandara Masa Depan




Airport Solutions Indonesia, yang akan berlangsung pada tanggal 5-6 Desember di Jakarta Convention Center, sekali lagi secara resmi didukung oleh PT Angkasa Pura I (Persero). Konferensi dan pameran selama dua hari penuh ini akan dibuka oleh M. Iksan Tatang, Ketua Eksekutif Ikatan Ahli Bandara Indonesia (IABI) serta menghadirkan sejumlah pemimpin industri utama yang ingin berbagi pengetahuan mereka tentang cara mendorong pengembangan bandara dan digitalisasi di wilayah tersebut sekaligus mendorong perkembangan infrastruktur Indonesia.

Berbicara tentang dukungan IABI untuk acara tersebut, M. Iksan Tatang berkata, “Kami telah melihat pertumbuhan penumpang yang konsisten di Indonesia, pengembangan bandara-bandara ini dan kota-kota sekitarnya akan menguntungkan seluruh perekonomian yang ada. Kami memperluas dukungan kami untuk menciptakan platform yang akan memungkinkan sektor penerbangan untuk merangkul teknologi baru demi meningkatkan keamanan, efisiensi, konektivitas dan kapasitas.”

Indonesia dengan geografinya yang unik menjadi tuan rumah untuk lebih dari 600 bandara, dengan sebagian besar daerah yang belum dikembangkan. Bandara seperti Silangit adalah salah satu bandara yang berkembang dengan cepat di Indonesia dan membuka jalan untuk meningkatkan pariwisata internasional dengan perluasan terminal dan perpanjangan landasan pacunya baru-baru ini.

Airport Solutions Indonesia akan dihadiri oleh banyak pejabat tinggi dan pengambil keputusan yang tersebar di Asia Tenggara. Topik-topik kritis yang penting untuk dibahas adalah yang berdampak langsung pada perjalanan global dan pasar penerbangan; seperti pentingnya konektivitas bandara, keberlanjutan, digitalisasi, otomatisasi, analisis, lalu lintas udara dan keamanan.

Pasar penerbangan Asia Tenggara sedang menjadi perbincangan di seluruh dunia, namun ada kekhawatiran bahwa infrastruktur dan pengembangan bandara mungkin tidak cukup cepat berkembang untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat. Rachel Sturgess, Direktur Portofolio di acara penyelenggara Tarsus F & E LLC Timur Tengah, menyatakan, “Pasar penerbangan yang tumbuh membuka peluang bagi Asia Tenggara untuk meningkatkan keuntungan ekonomi, meningkatkan peluang bisnis dan mendapatkan keunggulan internasional. Semua tautan dalam rantai pembelian perlu dipersiapkan untuk memaksimalkan peluang yang ditawarkan oleh pertumbuhan ini. Airport Solutions Indonesia akan menyediakan platform penting untuk menghubungkan para pemangku kepentingan utama dari produsen, operator bandara, pengembang, regulator dan investor hingga pengguna akhir.”

Memastikan ketersediaan infrastruktur yang mencukupi serta hemat biaya di Asia Tenggara adalah prioritas utama dan tema utama yang akan dibahas di Airport Solutions Indonesia. Agenda konferensi dua hari akan menampilkan berbagai sesi diantaranya menciptakan keterhubungan bandara yang kompetitif; memajukan manajemen lalu lintas udara, keamanan bandara, pengembangan dan perluasan bandara dan bandar udara 4.0.

Pembicara pada acara tersebut termasuk Elina Effendi, Group Head Corporate Development, Grup AirAsia yang berbicara tentang aksesibilitas perjalanan dan pariwisata di wilayah tersebut; Ibu Naning Adiwoso, Ketua Green Building Council Indonesia dengan pembahasan yang bertemakan upaya mempertahankan tingkat pertumbuhan yang tinggi dan meminimalkan dampak lingkungan; Sementara Achmad Royhan, VP Information Technology Citilink Indonesia yang akan membahas cara mengoptimalkan perjalanan pelanggan melalui penggunaan wawasan yang didorong oleh data.




Ayo baca ini juga….