Mon. May 20th, 2019

AirAsia Jual 25 Pesawat Senilai Hampir Rp11,2triliun

airasia

Armada pesawat maskapai AirAsia. Kredit foto: Nikkei Asian Review.

AirAsia Group Berhad melalui Asia Aviation Capital Limited/AACL (anak perusahaan yang secara tidak langsung dimiliki) menjual aset Merah Aviation berupa 25 pesawat ke perusahaan investasi swasta asal AS, Castlelake LP senilai US$768juta atau hampir senilai Rp11,2triliun.

Selain itu, Castlelake juga akan membeli empat pesawat baru yang akan dikirim ke AirAsia pada 2019. 29 pesawat itu (dari jenis A320-200ceo dan A320neo) ke depannya akan disewakan kembali ke AirAsia oleh Castlelake.

Bagi AirAsia, kesepakatan tersebut menandai langkah lain untuk memonetisasi asetnya, karena mereka sedang berupaya berbenah diri menjadi perusahaan yang fokus pada aset secara digital.

“Transaksi ini merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan AirAsia menjadi suatu yang lebih dari sekadar maskapai penerbangan. Saat ini kami bergerak menjadi perusahaan teknologi perjalanan,” ungkap CEO AirAsia Grup, Tony Fernandes, Senin (24/12/2018).

Penjualan pesawat ini, lanjutnya, tidak hanya akan membuka nilai penting tetapi juga membawa kami lebih dekat ke tujuan kami menjadi perusahaan yang benar-benar digital.

Dalam sebuah pengajuan dengan Bursa Malaysia hari itu, AirAsia menyebutkan bahwa Merah Aviation Asset Holding Ltd telah menandatangani perjanjian pembelian seluruh sahamnya oleh Castlelake.

Mengutip The Star Online, hasil penjualan aset itu akan digunakan untuk pembayaran utang yang ada dan membiayai perkiraan biaya dari transaksi yang telah diusulkan.

Baca juga ini ya...