Wings Air dan Lion Air Bertabrakan di Kualanamu



Sayap Lion Air patah akibat insiden tabrakan pesawat Wings Air dan Lion Air.

Siang tadi, 3 Agustus 2017 sekitar pukul 11.00 WIB, sebuah pesawat Wings Air ATR 72-500 bertabrakan dengan sebuah pesawat Lion Air Boeing 737-900. di Bandara Internasional Kualanamu Medan.  Insiden ini tidak memakan korban jiwa. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pun telah memerintahkan sebuah penyelidikan atas insiden ini.

Tabrakan terjadi saat pesawat Boeing 737-900 Lion Air bernomor registrasi PK-LJZ ( JT197)  sedang taxy in. Bersamaan waktu, sebuah pesawat  ATR 72-500 Wings Air  PK-WFF  (IW1252) sedang dalam proses untuk terbang. Akibat kejadian itu, sayap kiri pesawat Lion Air rusak. Sementara pesawat Wing Air mengalami patah sayap.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso menyayangkan adanya insiden senggolan antar sayap kedua pesawat.  Kejadian ini termasuk insiden serius yang harus dicegah dan diatasi secara seksama untuk mencegah kejadian berulang dan berdampak terhadap kenyamanan penumpang.

“Kejadian seperti ini harusnya bisa dihindari jika standar dan prosedur operasi pergerakan pesawat di apron dan taxiway dijalankan dengan baik. Apalagi Bandara Kualanamu termasuk bandara besar yang mempunyai apron luas. Untuk itu kejadian ini harus diusut tuntas  penyebabnya agar tidak terjadi lagi di kemudian hari,” ujar Agus. Di sisi lain, Agus juga berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu mencegah insiden ini menjadi lebih buruk. Mengingat sayap pesawat merupakan bagian penting dari struktur pesawat.

Kronologi kejadian

Dari informasi awal, diketahui bahwa  sayap pesawat B737-900ER Lion Air dengan nomor penerbangan JT 197 yang melayani penerbangan dari Banda Aceh menuju Medan menyenggol sayap pesawat ATR 72-500 Wings Air nomor penerbangan IW 1252 dari Medan menuju Meulaboh sekitar pukul 10.57 WIB. Saat itu pesawat Lion Air baru saja mendarat di runway 23 dan berjalan menuju apron.  Pada saat bersamaan,  pesawat Wings Air telah berjalan di taxiway Delta menuju landasan dan bersiap untuk terbang (take off). Pada persimpangan taxiway,  sayap dua pesawat tersebut bersenggolan yang membuat sayap-sayapnya rusak berat.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sebanyak 66 penumpang Wings Air dan 144 penumpang pesawat Lion Air saat kejadian dalam penanganan dua maskapai tersebut. Sedangkan dua pesawat sudah dipindahkan ke apron yang tidak menganggu operasional pesawat-pesawat di apron Bandara Kualanamu. Selanjutnya dua pesawat tersebut akan diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk investigasi lebih lanjut.

Untuk memberikan independensi investigasi saat ini Dirjen Perhubungan Udara memberhentikan personel terkait berupa preventive Grounded untuk Pilot Pesawat dan pemberhentian preventive personel ATC yaitu Controller, Asisten controller dan Supeŕvisor dari Airnav Indonesia sebagai operator yang mengatur pergerakan pesawat.

 

Be the first to comment

Leave a Reply