Tony Fernandes Tegaskan AirAsia Adalah Perusahaan ASEAN



Chief Executive Officer AirAsia Group Tony Fernandes mendeskripsikan AirAsia Berhad, sebuah perusahaan yang dibangunnya sejak 14 tahun lalu, merupakan sebuah perusahaan ASEAN.

Pria berusia 51 tahun yang masuk dalam daftar orang terkaya nomor 33 di Malaysia versi Forbes dengan nilai kekayaan US$ 530 juta itu mengatakan bahwa dia telah mendapatkan kesuksesan di ASEAN, kumpulan dari 10 negara regional yang kini membuka batas-batas nasional untuk perdagangan bebas. “Ini adalah pasar ASEAN dan kami telah membuat perusahaan ASEAN,” ujar dia.

ASEAN merupakan singkatan dari Association of Southeast Asian Nations yang terdiri dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Laos, Filipina, Kamboja, Myanmar, dan Vietnam. Mulai tahun depan ASEAN menerapkan pasar bebas yang disebut dengan ASEAN Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), termasuk di dalamnya terdapat ASEAN Open Sky atau langit bebas ASEAN.

Awalnya AirAsia memang sebuah perusahaan yang berbasis di Malaysia. Tapi kini AirAsia memiliki sejumlah cabang, di antaranya di Thailand, Indonesia, Filipina, India, dan Jepang. Pada tahun 2012 Feranandes memutuskan Jakarta sebagai basis dari AirAsia ASEAN. Kini grup maskapai penerbangan ini telah mengoperasikan lebih dari 150 rute menuju 89 destinasi, dengan 57 destinasi di antaranya berada di kawasan ASEAN, sedangkan sisanya tersebar di Jepang, China, Hong Kong, Macau, Taiwan, Korea Selatan, India, Sri Lanka, Nepal, dan Australia. AirAsia Group secara total mempekerjakan sebanyak 10.000 karyawan.

Menurut Fernandes, kesuksesan AirAsia saat ini juga tidak bisa lepas dari pasar ASEAN yang menurutnya sangat besar. Bahkan ASEAN memiliki potensi pasar sebanyak 600 juta orang, lebih banyak dibandingkan dengan negara-negara Eropa yang digabungkan menjadi satu. Dia pun menuturkan, maskapai penerbangan berbiaya rendah menjadi konsep yang tepat untuk mengambil pangsa pasar penerbangan yang besar ini. “Kami melihat potensi yang besar di Filipina, Vietnam, dan Indonesia ke depan, menciptakan pasar ASEAN,” kata dia.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply