TNI Angkatan Udara Dukung Tol Udara



Tentara Nasional Indonesia, dalam hal ini TNI Angkatan Udara mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia dalam membangun poros maritim dunia.

“TNI Angkatan Udara dengan konsep dan renstra sudah dan akan mendukung sepenuhnya poros maritim dunia ini. Salah satunya adalah membuat jalur tol udara,” ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama Jemi Trisonjaya usai Upacara Perayaan HUT TNI Angkatan Udara ke-71 Tahun di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (9/4).

Jemi menjelaskan, TNI Angkatan Udara membutuhkan pesawat-pesawat angkut dalam rangka mendukung jalur tol udara ini.

“Jadi kebutuhan Renstra II tahun 2015-2019, ada rencana TNI Angkatan Udara menerima pesawat-pesawat angkut berat. Kemudian ada helikopter angkut. Pesawat angkut berat dan helikopter yang multi ini akan digunakan sebagai salah satunya untuk mendukung tol udara,” jelas Jemi.

Jemi menyebut, dalam Renstra II untuk helikopter yang akan digunakan untuk mendukung tol udara ini sebanyak 4 hingga 5 unit helikopter. Sedangkan untuk pesawat angkut berat dibutuhkan sebanyak 4 unit pesawat.

“Untuk tol udara, tentunya menambah kekuatan, baik di Skadron 8 maupun Skadron 6. Nanti kita akan mengkaji lagi penempatannya jika pesawat-pesawat itu sudah ada,” tambah Jemi.

Jemi juga menceritakan, beberapa waktu yang lalu Pemerintah Inggris mempromosikan pesawat A400M buatan Airbus, di mana TNI AU diundang dalam promosi ini.

“Kementerian BUMN berharap apabila TNI Angkatan Udara jadi membeli pesawat A400M, penerbangnya dari kita. Kemudian teknisinya juga diharapkan dari kita. Sehingga apabila kita ke depannya memiliki pesawat angkut berat, tidak kesulitan untuk menerbangkan,” tutup Jemi.

Foto: Fikri Izzudin Noor / IndoAviation.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply