Tiger Airways Berhasil Pangkas Kerugian Hingga 93 Persen



Perusahaan penerbangan berbiaya rendah asal Singapura, Tiger Airways Holdings, berhasil memangkas kerugian hingga 93 persen pada kuartal yang berakhir September 2015 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pada periode Juli-September 2015, Tiger Airways Holdings dilaporkan mengalami kerugian bersih sebesar S$ 12,8 atau setara dengan US$ 9,2 juta.

Faktor utama yang membuat kerugian Tiger Airways bisa terpangkas secara drastis adalah karena penjualan 40 persen saham Tigerair Australia. Seperti diketahui, anak perusahaan yang merugi itu dijual kepada maskapai penerbangan Virgin Australia senilai US$ 1 pada 2014.

Mayoritas saham Tiger Airways Holdings dimiliki oleh maskapai penerbangan ternama di dunia, Singapore Airlines. Pada periode Juli-September 2015, pendapatan Tiger Airways Group mengalami kenaikan sebesar 12,8 persen menjadi S$ 167 juta. “Kami sukses memangkas kerugian di kuartal kedua yang sepi,” ujar Chief Executive Officer Tiger Airways Holdings Lee Lik Hsin.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply