Thailand Lolos dari Sanksi Larangan Terbang ke Uni Eropa



Thailand tidak masuk dalam daftar hitam sebagai negara yang mendapatkan larangan terbang dari Uni Eropa, walaupun berdasarkan audit dari organisasi penerbangan sipil internasional atau International Civil Aviation Organization (ICAO) baru-baru ini menemukan tingkat keamanan dan keselamatan penerbangan Thailand di bawah standar. Bahkan otoritas penerbangan Amerika Serikat, Federal Aviation Administration (FAA), sudah menurunkan standar keselamatan penerbangan Thailand dari Category 1 (aman) ke Category 2 (tidak aman).

Meskipun tidak masuk dalam daftar hitam, badan keselamatan penerbangan Eropa atau European Aviation Safety Agency (EASA) akan memantau lebih ketat keselamatan penerbangan Thailand di waktu mendatang. “Tidak ada maskapai penerbangan asal Thailand yang ditambahkan ke dalam daftar hitam keselamatan udara saat ini. European Aviation Safety Agency (EASA) akan terus bekerjasama dengan otoritas di Thailand untuk meningkatkan keselamatan penerbangan di negara itu,” kata EASA.

EASA mengatakan akan terus memantau perkembangan terkait dengan berbagai perbaikan yang dilakukan oleh otoritas penerbangan Thailand. Jika memang proteksi terhadap penumpang penerbangan terkait dengan risiko keselamatan diperlukan, dapat memasukkan satu atau lebih maskapai penerbangan asal Thailand ke dalam daftar hitam maskapai penerbangan yang dilarang terbang ke Eropa.

Dengan keputusan tersebut, artinya untuk saat ini seluruh maskapai penerbangan asal Thailand masih diperbolehkan mengoperasikan penerbangan menuju berbagai kota di Uni Eropa. Kini perusahaan penerbangan nasional Thailand, Thai Airways International, mengoperasikan layanan penerbangan menuju London, Copenhagen, Frankfurt, Brussels, Munich, Oslo, Paris, Stockholm, Zurich, Milan, dan Roma. Berbagai rute penerbangan ini tidak mendapatkan imbas apa-apa. Thai Airways International merupakan satu-satunya maskapai penerbangan Thailand yang terbang ke Eropa.

Foto: Airbus

Be the first to comment

Leave a Reply