Terminal 2 Bandara Changi Terbakar, 40 Jadwal Penerbangan Tertunda



Kebakaran terjadi di Terminal 2 Bandar Udara Changi, Singapura Selasa (16/5) sore waktu setempat. Akibat kejadian ini, tiga orang dibawa ke rumah sakit karena menghirup asap. Seperti disebutkan Singapore Civil Defense Force (SCDF), titik api berasal dari bangunan keberangkatan Terminal 2 dan berhasil dipadamkan dengan hose reel jet.

Akun Twitter Changi, @ChangiAirport, menyatakan alarm kebakaran diaktifkan sekitar pukul 5.40 sore waktu setempat. “Alarm diaktifkan karena asap masuk ke saluran udara,” tulis akun tersebut.

Penumpang serta staff di Terminal 2 langsung dievakuasi. Markus Lim (31) yang hendak terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia melihat Terminal 2 dipenuhi asap. Saat itu, dirinya berada di pintu keberangkatan dan tidak diizinkan masuk ke dalam gedung saat peristiwa terjadi.

Pihak Changi menyatakan kebakaran bisa ditangani satu jam berselang. Sebab kemunculan api juga telah diketahui. Namun penerbangan di Terminal 2 dihentikan sementara. Keberangkatan dan kedatangan dipindahkan ke Terminal 3.

Berdasarkan pantauan Channel News Asia, Terminal 2 bandara Changi, Singapura masih berasap dua jam setelah peristiwa. Petugas SCDF terlihat membawa kipas angin ke dalam terminal untuk membantu menghilangkan asap.

Imbas kebakaran yang terjadi Selasa sore di Terminal 2 Bandara Changi, Singapura, adalah tertundanya 40 jadwal penerbangan. Pihak bandara meminta maaf atas hal tersebut dan menyarankan penumpang mengecek situs atau media sosial resmi Bandara Changi untuk mengetahui informasi terbaru terkait kegiatan operasional Changi hari ini.

“Sekitar 40 penerbangan di Terminal 2 telah terpengaruh malam ini. Penumpang yang berangkat atau tiba besok, 17 Mei 2017, disarankan untuk memeriksa situs Bandara Changi, aplikasi atau saluran media sosial untuk mendapatkan informasi terbaru. Changi Airport Group meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” demikian informasi dari Bandara Changi.

Foto: http://www.changiairport.com

Be the first to comment

Leave a Reply