Tandatangani Nota Kesepahaman, AirAsia akan Investasi Infrastruktur Penerbangan



AirAsia Berhad menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Everbright dan Henan Government Working Group untuk mendirikan maskapai berbiaya hemat (low-cost carrier/ LCC) di Tiongkok. Pada nota kesepahaman tersebut dijelaskan bahwa ketiga pihak akan bekerja sama mendirikan perusahaan joint venture yang akan dikenal sebagai AirAsia (China) yang akan mengoperasikan maskapai berbiaya hemat berbasis di Zhengzhou, ibu kota provinsi Henan di Tiongkok Tengah.

AirAsia (China) akan berinvestasi di infrastruktur penerbangan, termasuk terminal khusus LCC di bandara Zhengzhou dan akademi penerbangan untuk melatih pilot, awak kabin dan engineer, serta fasilitas maintenance, repair and overhaul (MRO) untuk servis pesawat terbang.

“Kami memilih Zhengzhou sebagai basis kami karena lokasinya yang strategis dan signifikansinya sebagai pusat logistik. Sebagai pintu gerbang Tiongkok ke Eropa, Zhengzhou berada di pusat jaringan kereta api, jalan raya dan transportasi udara yang menjadikannya ujung tombak kebijakan untuk mengembangkan kawasan pusat dan barat Tiongkok. Dengan visi Presiden Xi Jinping untuk mewujudkan One Belt, One Road, Zhengzhou akan menjadi lebih signifikan lagi, paling tidak sebagai jantung perjalanan udara berbiaya hemat di Asia Utara,” ujar CEO Grup AirAsia, Tony Fernandes.

Executive Chairman AirAsia, Datuk Kamarudin Meranun mengatakan, pihaknya sangat senang bisa bekerja sama dengan Grup China Everbright.

“Kerja sama ini adalah yang terbaru dalam serangkaian kolaborasi strategis dengan berbagai perusahaan asal Tiongkok, mulai dari Tencent, Alipay dan Union Pay untuk pembayaran, hingga ke ICBC untuk pembiayaan pesawat terbang dan CALC untuk penyewaan pesawat terbang,” kata Datuk Kamarudin Meranun.

“Selain itu, kami juga bekerja sama dengan Huawei untuk membangun maskapai penerbangan digital dan bandara pintar yang mentransformasi cara kita untuk bepergian dan juga mulai mengeksplorasi COMAC C919. Tiongkok telah menjadi mitra yang baik bagi kami dan kami ingin membalasnya secara besar-besaran, dan ini hanyalah awal dari kemitraan yang akan menguntungkan Tiongkok dan Malaysia,” papar Datuk Kamarudin Meranun.

Foto: AirAsia

Be the first to comment

Leave a Reply