Tahun Depan Garuda Targetkan Tumbuh 8-9 Persen



Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia pada tahun depan menargetkan pertumbuhan sebesar 8-9 persen. Salah satu cara yang akan ditempuh untuk mewujudkan target itu adalah dengan lebih banyak membuka layanan penerbangan jarak menengah dengan durasi 5-7 jam penerbangan seperti layanan penerbangan umroh ke Arab Saudi dan layanan penerbangan charter ke China.

Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo mengatakan bahwa tahun depan perusahaan masih berat jika harus membuka layanan penerbangan jarak jauh, sehingga penerbangan jarak menengah lebih diutamakan. “Situasi saat ini nggak bisa ekspansi jarak jauh. Kita masuk jarak menengah 5-7 jam. Perkuat di situ,” ujarnya sembari menambahkan layanan penerbangan haji, umroh, dan charter khususnya menuju China.

Menurut Arif, Garuda Indonesia pada tahun depan akan mendatangkan sebanyak 23 pesawat baru, di antaranya delapan Airbus A320 untuk Citilink Indonesia serta lima Airbus A330-300, sembilan ATR 72-600, dan satu Boeing 777-300ER untuk Garuda Indonesia. “Tahun depan kita datangkan 23 pesawat. 2016 proyeksi tumbuh 8-9 persen,” kata Arif.

Foto: Yulianus Liteni/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

Be the first to comment

Leave a Reply